“Kami tahu bahwa kami akan menghadapi salah satu tim terbaik di Liga, dan mereka salah satu tim dengan pemain termahal. Jadi kami akan melawan pemain yang sangat bagus. Makanya, kami perlu bermain cerdas melawan mereka,” kata pelatih asal Spanyol itu.
Masa jeda kompetisi dimanfaatkan betul oleh Persik. Dua pekan terakhir diisi dengan latihan intens dan analisis mendalam terhadap gaya permainan Malut United.
“Kami harus mengetahui kekuatan dan kelemahan lawan. Jadi saya ingin pemain Persik tampil maksimal. Selama dua minggu terakhir, kami intens latihan untuk tim sendiri dan menganalisis tim Malut United. Jadi kami sangat siap untuk bermain bagus,” ucap Marcos Reina.
Menariknya, Persik membawa tiga pemain asing baru ke Ternate: Adrian Luna, Jon Toral, dan Chechu Meneses yang terakhir adalah pemain pinjaman dari Malut United sendiri. Tapi Marcos Reina masih bermain misteri soal komposisi pemain.
“Kami bawa pemain terbaik untuk melawan Malut United, termasuk tiga pemain asing baru kami. Tapi, saya tidak bisa memastikan siapa yang akan bermain. Jika pemain baru itu tak tampil, kami akan menyimpannya untuk pertandingan berikutnya,” tuturnya.
Meski dihadapkan pada tim dengan materi pemain yang diakui mumpuni, Marcos Reina menegaskan pendekatannya tetap sama. Tak ada fokus khusus pada satu bintang lawan.
“Saat kami bermain melawan tim-tim seperti Malut United atau lainnya, tidak ada satu pemain pun yang jadi fokus khusus di permainan. Semua pemain Malut United harus kami waspadai. Kami akan tampil normal saja,” pungkasnya.
Nah, dengan semua persiapan dan tekad dari kedua sisi, pertandingan Sabtu sore ini diprediksi bakal ketat. Bagi Malut, ini peluang emas mengokohkan posisi di puncak. Bagi Persik, ini kesempatan berharga untuk meraih poin penting dan mengubah nasib di klasemen. Yang pasti, penonton di Ternate dan yang menyaksikan dari layar kaca, berhak berharap pada sebuah laga yang seru.
Artikel Terkait
Bursa Transfer Super League 2025/2026: Klub-Klub Berlomba Perkuat Skuad
Persebaya Ganti Kulit: Pedro Matos Datang, Enam Pemain Didepak
Drama Final Piala Afrika Berlanjut di La Ceramica
Raymond/Joaquin Siap Tebus Kekalahan, Semifinal Indonesia Masters Jadi Ajang Balas Dendam