Alasan ketiga berkaitan dengan mental. Bermain di Liga Indonesia dengan atmosfer yang panas butuh ketahanan mental yang baik. Rekam jejak Todoroski yang sering berpindah liga di Eropa Timur menunjukkan ia punya kemampuan adaptasi tinggi. Aset yang sangat berharga untuk pemain asing yang datang di tengah musim.
"Kami mencari pemain untuk posisi bek tengah dan sayap sesegera mungkin," tegas Trucha. "Tujuannya jelas, agar keseimbangan tim lebih kuat di putaran kedua."
Kini, dengan dicabutnya sanksi transfer FIFA, jalan PSM untuk merekrut Todoroski terbuka lebar. Negosiasi sedang berjalan. Jika semua lancar, bukan tidak mungkin debutnya terjadi saat PSM bertandang ke markas Persijap akhir pekan ini.
Namun begitu, kehadiran Todoroski bakal membawa efek domino. Posisi Yuran Fernandes, andalan lini belakang selama ini, terancam. Performa Yuran dalam beberapa laga terakhir dinilai banyak pihak kurang konsisten, bahkan sering melakukan blunder yang berujung gol lawan.
Banyak suporter Juku Eja yang mulai kehilangan kesabaran. Mereka menilai Yuran sudah tak bermain sepenuh hati. Terdengar suara-suara yang menyerukan agar pemain asal Tanjung Verde itu diganti.
Lalu, seperti apa sebenarnya profil Todor Todoroski?
Pria kelahiran Prilep, 26 Februari 1999 ini berkewarganegaraan Makedonia Utara. Posisi utamanya bek kanan, dengan kaki dominan kanan.
Riwayat klubnya cukup berwarna. Ia pernah membela Vardar Skopje dan meraih gelar Macedonian Champion 2016/2017. Lalu ia mengasah kemampuan di NK Osijek, klub papan atas Kroasia. Sebelum hijrah ke Albania, ia juga sempat menjadi pilar penting bagi ACSM Politehnica Iasi di Liga Rumania.
Sekarang, tinggal menunggu kepastian. Apakah Todoroski benar-benar akan mengenakan jersey PSM? Waktulah yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Sancho Kirim Pesan Halus untuk Ten Hag Usai Buka Suara di Villa Park
Duel Kurzawa vs Pattynama: Perang Bek Kiri Panas Persib-Persija
Ganda Campuran Singapura-Indonesia Tersingkir di Perempat Final Indonesia Masters
Stadion Barombong: Proyek Mandek yang Kini Berpeluang Bangkit