Kemenangan telak 2-0 atas Benfica dini hari tadi tentu saja membawa angin segar bagi Juventus. Suasana di Turin pun sedikit lebih cerah. Tapi, jangan dulu berharap terlalu tinggi. Pesta pora Bianconeri di Liga Champions musim ini masih sangat rentan, dan jalan menuju babak 16 besar langsung masih terjal sekali.
Meski tiga poin itu mengangkat posisi mereka, situasi di papan tengah klasemen tetap mencemaskan. Juventus cuma unggul tipis satu poin dari Atalanta, dan masih kalah selisih gol dari Inter Milan. Persaingan antar klub Italia di peringkat 13 sampai 15 ini benar-benar sengit, dan setiap detail bakal jadi penentu.
Nah, semua sekarang bergantung pada laga terakhir fase grup, Rabu depan. Juventus wajib menang saat bertandang ke Monaco. Tanpa tiga poin, semua perhitungan jadi tak ada artinya. Namun begitu, menang saja ternyata belum cukup. Mereka harus bersandar pada hasil-hasil lain yang jujur saja agak mustahil.
Mereka butuh keajaiban beruntun. Setidaknya, enam dari sepuluh pertandingan di grup lain harus berjalan sesuai harapan Juventus. Apa saja syaratnya?
Liverpool, misalnya, harus tumbang di markas Qarabag. Tottenham juga diharapkan gagal menundukkan Eintracht Frankfurt. Laga panas PSG kontra Newcastle paling tidak harus berakhir imbang.
Di sisi lain, Chelsea tak boleh menang lawan Napoli. Barcelona harus tersendat di Copenhagen. Begitu pula dengan Sporting CP yang diharapkan tidak meraih kemenangan atas Athletic Club.
Belum cukup sampai di situ. Ada syarat-syarat lain yang juga krusial: Manchester City gagal mengalahkan Galatasaray, Atletico Madrid takluk dari Bodo/Glimt, Atalanta harus jatuh di Union Saint-Gilloise, dan yang paling penting, Inter Milan kalah dari Borussia Dortmund.
Intinya, Juventus harus tampil sempurna di Monaco sambil menengok ke layar lain, berharap semua rival mereka tersandung. Ini taruhan yang sangat tinggi. Peluang untuk lolos langsung tanpa melalui babak play-off memang ada, tapi sangat kecil.
Tapi setidaknya, kemenangan atas Benfica tadi menunjukkan karakter. Tim ini masih punya nyali di pertandingan besar. Mentalitas itu jadi modal berharga sebelum menghadapi tekanan gila-gilaan di Prancis nanti.
Kini, para pendukung setia Bianconeri hanya bisa menunggu dengan napas tertahan. Mimpi lolos langsung masih terbuka, walau hanya sebesar celah. Semuanya bergantung pada satu malam yang penuh kejutan.
Artikel Terkait
Dewa United Balikkan Keadaan, Kalahkan Madura United 2-1 dan Buka Peluang Empat Tim Zona Degradasi
Marc Marquez Rebut Pole Position MotoGP Spanyol 2026, Kualifikasi Diwarnai Insiden Pembalap
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Usai Kalahkan Gresik Phonska Plus, Raih Gelar Back-to-Back
Persib Bandung Terancam Gagal Hattrick: Tiga Lawan Berat Siap Hambat di Sisa Musim