Namun begitu, Kaka sendiri punya cara pandang yang berbeda. Dia mengaku tidak merasa terbebani. Justru sebaliknya, nama itu jadi pelecut semangat. Dari sekian banyak idola yang namanya disematkan padanya, hati kecilnya ternyata lebih condong ke satu sosok.
Jadi, meski namanya gabungan banyak bintang, gaya bermainnya justru ingin meneladani si jenius dari Argentina itu.
Catatan dari Akademi
Lalu, bagaimana track record-nya? Sebagai produk akademi PSM, Kaka Amrullah memang cukup menonjol. Posisinya sebagai gelandang ternyata cukup subur untuk mencetak gol. Saat membela PSM U-18 di EPA Liga 1 musim lalu, dia mencetak 7 gol dari 27 penampilan. Naik ke tim U-20 di EPA Super League, catatannya 5 gol dari 14 laga. Angka yang cukup menjanjikan untuk seorang gelandang muda.
Menanti Debut di Gelora Bumi Kartini
Kini, semua mata tertuju pada Sabtu, 24 Januari 2026. Saat itulah PSM akan bertandang ke Stadion Gelora Bumi Kartini untuk menghadapi Persijap Jepara. Kick-off pukul 20.00 Wita.
Pertanyaannya sekarang: akankah Tomnas Trucha memberikan menit bermain untuk “The Next Messi” asal Makassar ini? Publik Kota Daeng jelas menanti. Mereka ingin melihat, apakah si pemilik nama panjang ini bisa membawa sedikit “magis” ke lapangan hijau, atau setidaknya, menunjukkan secercah bakat yang menjanjikan untuk masa depan PSM.
Artikel Terkait
Super League 2025/2026 Kembali Bergulir, Duel Panas Siap Warnai Putaran Kedua
Trofi Piala Dunia 2026 Singgah di Jakarta, Ribuan Penggemar Berebut Foto
Pocari Sweat Run 2026 Siap Pacu Wisata Olahraga di Lombok dan Bandung
Paulo Ricardo Pasang Target Juara untuk Persija di Tengah Perburuan Gelar