Sayangnya, keunggulan itu sirna sekejap. Hanya dua menit berselang, tepatnya menit 44, Robert Lewandowski tanpa sengaja menceploskan bola ke gawangnya sendiri. Skor kembali imbang, 2-2, menjelang turun minum.
Babak kedua punya cerita berbeda. Barcelona tampil lebih matang. Dani Olmo mengembalikan keunggulan di menit 63. Delapan menit berselang, Lewandowski menebus kesalahannya dengan gol yang mengamankan kemenangan 4-2. Sebuah comeback yang melegakan.
Usai laga, pelatih Hansi Flick tak menyembunyikan perasaannya. Di depan media UEFA, ia mengakui betapa ketatnya persaingan untuk bisa lolos, baik ke 16 besar langsung maupun lewat play-off.
Flick juga memberi apresiasi untuk Slavia Praha. Menurutnya, tim tuan rumah sangat berbahaya dalam situasi bola mati.
Artikel Terkait
Herdman Coret Teja Paku Alam dari Skuad Perdana, Kiper dengan Clean Sheet Terbanyak Diabaikan
Newcastle Siap Balas Dendam, Barcelona Waspadai Atmosfer Panas St James Park
Tekanan Suporter Real Madrid Mengarah ke Perez, Masa Depan Juni Calafat Terancam
Undian Piala FA Picu Kontroversi, Aksi Joe Hart Dituding Curang