Dari klub golfnya yang terkenal di Doral, Florida, Donald Trump memberikan penilaiannya tentang konflik terkini. Lewat sambungan telepon dengan CBS News, mantan sekaligus calon presiden Amerika Serikat itu menyatakan perang melawan Iran sudah hampir selesai. "Saya pikir perang ini sudah sangat tuntas, hampir sepenuhnya," ujarnya.
Pernyataan Trump itu disampaikan Senin sore waktu setempat, dan dilansir Reuters keesokan harinya. Ia tampak percaya diri menilai kekuatan militer Iran sudah lumpuh.
"Mereka tidak memiliki angkatan laut, tidak ada komunikasi, mereka tidak memiliki angkatan udara," klaim Trump dengan nada tegas.
Ia melanjutkan, "Rudal-rudal mereka tinggal sedikit. Drone-drone mereka dihancurkan di mana-mana, termasuk pabrik pembuatan drone mereka."
Menurutnya, hampir tidak ada yang tersisa dari kemampuan tempur Iran. "Jika Anda lihat, mereka tidak memiliki apa pun yang tersisa. Tidak ada yang tersisa dalam artian militernya," tambahnya saat berbicara dengan wartawan CBS, Weijia Jiang.
Klaim Trump ini punya dasar dari laporan militer AS sendiri. Operasi militer bertajuk "Operation Epic Fury" yang dimulai akhir Februari itu dikabarkan telah menghantam lebih dari 3.000 target di Iran hanya dalam minggu pertama. Angka yang cukup mencengangkan.
Yang menarik, Trump juga menyoroti soal waktu. Awalnya, ia memprediksi perang akan makan waktu empat hingga lima pekan. Nyatanya, menurutnya sekarang, AS "sangat jauh" lebih cepat dari jadwal itu.
"Kita sangat jauh lebih cepat dari jadwal," sebutnya. Sebuah pernyataan yang sekaligus ingin menunjukkan efisiensi operasi militer di bawah komandonya.
Artikel Terkait
AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran sebagai Respons Penembakan Helikopter Apache di Selat Hormuz
Herdman Sesali Penyelesaian Akhir Kurang Tajam meski Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0
Ribuan Guru Blokir Akses ke Stadion Azteca Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026
Presiden Miliki Hak Prerogatif Perpanjang Usia Pensiun Kapolri, Wamenkum Tegaskan