Oleh: Fitriyanti Tangahu
GORONTALO, TVRINews Lalu lintas di Kabupaten Pohuwato belakangan ini makin mencemaskan. Bukan main, angka kecelakaannya terus merangkak naik dalam dua tahun terakhir. Polisi pun angkat bicara, mendesak warga untuk lebih disiplin dan hati-hati di jalan.
Data dari Satlantas Polres Pohuwato cukup jelas menggambarkan tren yang mengkhawatirkan ini. Sepanjang tahun 2025 lalu, tercatat 46 kasus kecelakaan. Angka itu sudah lebih tinggi dibanding 2024, yang 'hanya' mencatat 39 kejadian.
Nah, yang bikin was-was, di awal 2026 ini saja situasinya belum membaik. Baru sebulan berjalan, tepatnya hingga Januari, sudah ada sekitar 12 laporan kecelakaan. Dari rentetan insiden itu, empat nyawa melayang. Miris, bukan?
Menanggapi hal ini, Kasat Lantas Polres Pohuwato, IPTU Jefriansyah Tangahu, menegaskan bahwa pencegahan adalah prioritas utama mereka. Upaya sosialisasi dan imbauan terus digencarkan ke masyarakat.
Menurutnya, ada satu kebiasaan buruk yang kerap jadi biang keladi.
"Kebiasaan berkendara dengan kecepatan tinggi sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," tegas Jefriansyah, Rabu (25/2/2026).
Ia tak bosan-bosan mengingatkan. Patuhi aturan, pakai perlengkapan keselamatan, dan yang paling penting, utamakan keselamatan selama di perjalanan. Bukan cuma urusan sampai tujuan, tapi bagaimana sampai dengan selamat.
Harapannya sih sederhana: kesadaran bersama bisa ditingkatkan. Dengan begitu, angka kecelakaan di Pohuwato perlahan bisa ditekan. Jalanan jadi lebih aman untuk semua.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Dua Pencopet WNA Belanda di Tanah Abang, HP Korban Dikembalikan
Pria di Cianjur Cabuli dan Bunuh Anak Tiri karena Cemburu Istrinya Gugat Cerai
Harga Minyak Dunia Turun di Tengah Ketidakpastian Negosiasi Damai AS-Iran
Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Warga Korea Selatan di Tambun Selatan