LONDON Jendela transfer musim dingin tinggal menghitung hari. Di tengah hiruk-pikuk itu, kabarnya Chelsea masih ingin menambah amunisi untuk Liam Rosenior. Setidaknya satu pemain baru diincar untuk memperkuat skuad utama. Tapi, ya, itu semua masih dalam ranah rumor.
Nama Jeremy Jacquet sempat mencuat. Namun, prospek kedatangannya tampaknya tak semudah membalik telapak tangan. Klubnya saat ini, Rennes, disebut-sebut ngotot mempertahankan sang pemain hingga kontraknya berakhir musim panas 2026 nanti. Jadi, urusannya jadi rumit.
Di sisi lain, masalah lain justru muncul dari dalam. Skuad senior Chelsea sudah terbilang padat. Makanya, manajemen BlueCo dipastikan akan sibuk mengatur kepergian beberapa pemain sebelum bursa ditutup awal Februari. Ada yang harus keluar dulu, baru yang masuk punya ruang.
David Datro Fofana, misalnya, sudah dipanggil pulang dari Fatih Karagumruk. Langkah ini bisa jadi pertanda. Kemungkinan besar, ia akan diikuti oleh Kendry Paez yang sedang dipinjamkan ke Strasbourg klub saudari yang juga di bawah naungan BlueCo. Paez dikabarkan akan segera bergabung dengan skuad Chelsea di Inggris.
Kalau skenario itu benar-benar terjadi, Chelsea bakal punya dua slot pinjaman untuk pemain asing. Nah, di sinilah pertanyaannya: siapa saja yang akan ‘dipinjamkan’ keluar untuk menghabiskan sisa musim?
Sports Mole menyoroti enam nama yang realistis dipertimbangkan untuk meninggalkan Stamford Bridge dalam sisa jendela transfer ini.
Axel Disasi
Ini kejutan yang cukup mengejutkan. Awal pekan, Rosenior mengungkapkan bahwa dia sudah ngobrol dengan Axel Disasi. Bek yang sempat diasingkan itu bahkan sudah diintegrasikan kembali ke dalam latihan tim utama.
“Fokus kami sekarang adalah mengembalikan Axel ke performa terbaiknya,” kata Rosenior pada hari Selasa.
Tapi, masa depannya masih abu-abu. Dengan sisa kontrak yang masih panjang, tiga setengah tahun lagi, BlueCo mungkin lebih memilih opsi peminjaman. Tujuannya jelas: menjaga nilai jual pemain. Kabarnya, Disasi sendiri pengin balik ke Monaco musim panas lalu. Jadi, jangan kaget kalau akhirnya dia kembali ke Prancis.
Dario Essugo
Cedera paha yang mengharuskan operasi pada September lalu benar-benar mengganggu musim Dario Essugo. Hingga kini, gelandang bertahan Portugal U-21 itu belum sekalipun bermain di musim ini.
Rosenior memang mengapresiasi kualitasnya. Tapi, dengan situasi tim yang kompetitif, sulit baginya memberi menit bermain yang cukup buat Essugo. Apalagi, Romeo Lavia masih terkapar di ruang perawatan. Chelsea mungkin tak buru-buru melepasnya, tapi pertukaran dengan Paez di Strasbourg terdengar seperti skenario yang masuk akal.
Romeo Lavia
Ngomong-ngomong soal Lavia, nasibnya memang miris. Pemain Belgia itu terakhir bermain pada 5 November lalu. Sejak itu, ia terus dilanda cedera otot berulang.
Kontraknya masih panjang, sampai 2030. Tapi catatannya suram: cuma 30 penampilan untuk The Blues, dan belum pernah sekali pun bermain penuh 90 menit. Jelas, ini situasi yang bikin pusing. Mungkin, dengan lingkungan baru di klub lain, Lavia bisa dapat ritme bermain yang konsisten. Setidaknya, itu bisa jadi bahan evaluasi Chelsea: apakah ia masih punya masa depan di Stamford Bridge musim depan, atau tidak.
Tyrique George
Sejak gagal pindah permanen ke Fulham di menit-menit akhir musim panas lalu, nama Tyrique George terus dikaitkan dengan kepergian. Ketiadaan menit bermain di tim utama sejak pertengahan Desember semakin menguatkan spekulasi itu.
BlueCo tentu lebih suka jual permanen untuk pemain akademi ini, mengingat kontraknya tinggal 18 bulan lagi. Tapi, pinjaman ke luar negeri juga bukan ide buruk. Bisa jadi momen bagi pemain 19 tahun itu untuk berkembang dan meningkatkan reputasinya sebelum bursa musim panas nanti.
Deivid Washington
Kembali dari pinjaman yang gagal di Santos, Deivid Washington masih belum menemukan bentuk. Tujuh penampilan untuk tim U-21, nol gol. Chelsea mungkin sudah mulai berpikir untuk memotong kerugian atas pemain yang ditebus £17 juta pada 2023 itu.
Tapi, kalau slot pinjaman asing masih ada, kenapa tidak coba lagi? Mungkin dengan kembali ke Portugal, di mana bahasanya familiar, Washington bisa bernapas lega dan kembali menikmati sepak bola. Sejauh ini, statistiknya suram: cuma tiga gol dari 39 penampilan profesional.
Mykhaylo Mudryk
Ini yang paling penuh tanda tanya. Situasi Mykhaylo Mudryk masih gelap. Sejak skorsing karena tes doping positif akhir 2024, informasi tentang nasibnya sangat minim. Akankah ia dihukum empat tahun, atau dapat keringanan setelah banding?
Mudryk sendiri baru-baru ini lewat media sosial meminta para pendukung untuk ‘tidak menyerah padanya’. Ada juga desas-desus ia akan segera kembali ke timnas Ukraina.
Kalau Chelsea tahu pemain £89 juta itu akan segera boleh main lagi, mencari solusi pinjaman sementara mungkin langkah bijak. Siapa tahu, dengan bermain di tempat lain, kariernya yang tersendat bisa kembali ke rel yang benar.
Artikel Terkait
Jakarta Pertamina Enduro Kalahkan Phonska Plus 3-1 di Leg 1 Final Proliga
Veda Ega Pratama Terhenti di Posisi 16 pada Latihan Perdana Moto3 Spanyol 2026
Trans7 Siarkan Langsung Balapan Veda Ega Pratama di Moto3 Spanyol 2026
Iran Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026, AS Beri Syarat Ketat soal Rombongan Tim