Persebaya Berulah, Bursa Transfer Super League Panas Sejak Dibuka

- Rabu, 21 Januari 2026 | 15:30 WIB
Persebaya Berulah, Bursa Transfer Super League Panas Sejak Dibuka

.CO.ID, JAKARTA Bursa transfer paruh kedua Super League 2025/2026 sudah dibuka. Dan sejak Sabtu (10/1/2026) lalu, suasana langsung panas. Klub-klub mulai berbenah, tapi satu nama yang paling vokal adalah Persebaya Surabaya. Mereka tak main-main, langsung melakukan gebrakan besar di tengah musim.

Green Force itu dengan tegas mencoret tiga pemain dari skuadnya. Sebagai gantinya, tiga pemain asing baru didatangkan. Langkah ini jelas menunjukkan ambisi manajemen untuk tetap bersaing ketat di putaran kedua kompetisi. Mereka tak mau kehilangan momen.

Jendela transfer ini sendiri akan berlangsung singkat, hanya sampai Jumat (6/2/2026). Waktu yang mepet itu memaksa setiap tim untuk bergerak cepat dan tepat. Dan Persebaya, sejauh ini, terlihat paling lincah memainkan strategi.

Untuk menggasak lini depan, mereka mendatangkan Bruno Paraiba. Sementara dua rekrutan lain, Jefferson Silva dan Gustavo Fernandes, diharapkan bisa mengeraskan pertahanan yang dianggap agak bermasalah di putaran pertama. Harapannya, ketiganya bisa langsung berkontribusi.

Di sisi lain, pembersihan skuad juga dilakukan. Rizky Dwi dikirim ke Garudayaksa FC, Rendy Oscario hengkang ke Semen Padang, dan kontrak Dime Dimov diakhiri. Keputusan ini seperti sinyal evaluasi yang dilakukan manajemen dan pelatih berjalan serius.

Langkah agresif Persebaya ini cukup kontras dengan beberapa klub lain yang lebih memilih bermain aman. Tapi bukan berarti sepi. Ambil contoh Persis Solo. Klub asal Kota Bengawan itu justru sibuk memperkenalkan dua pemain Serbia pada Minggu (18/1/2026).

Rekrutan pertama mereka adalah bek tengah Dusan Mijic. Pemain yang sebelumnya membela Qizilqum dari Uzbekistan ini punya catatan bagus: 31 pertandingan musim lalu dengan empat assist. Nilai pasarnya yang mencapai Rp3,48 miliar tentu bikin ekspektasi melambung.

“Pilar baru lini pertahanan telah mendarat di Bumi Bengawan. Selamat bergabung, Dusan Mijic!,” tulis Persis Solo di Instagram resminya.

Masih di hari yang sama, mereka juga mendatangkan kiper Vukasin Vranes. Penjaga gawang asal Serbia ini sebelumnya membela FK FAP Priboj dengan catatan 20 penampilan dan delapan clean sheet.

“Penjaga palang pintu teranyar milik Sambernyawa telah tiba. Welcome, Vukasin Vranes!,” sambut klub lewat unggahan yang sama.

Sementara itu, di ibu kota, Persija Jakarta justru melepas Gustavo Franca. Gelandang serang asal Brasil itu resmi berstatus tanpa klub sejak Minggu (18/1/2026). Selama membela Macan Kemayoran, ia tampil 13 kali dengan satu gol dan dua assist.

“Persija dan Gustavo França sepakat untuk mengakhiri kontrak kerja sama di paruh musim Super League 2025/2026,” begitu bunyi pernyataan di akun Instagram @persija. Disebutkan, keputusan itu diambil demi kepentingan bersama.

Aktivitas transfer juga ramai di klub-klub lain. Bhayangkara FC, Persijap Jepara, Borneo FC, hingga Persik Kediri terlihat aktif mencari amunisi baru. Sebaliknya, tim-tim seperti Persib Bandung, Bali United, dan PSM Makassar memilih pendekatan yang lebih hati-hati, menjaga stabilitas yang sudah terbangun.

Dengan bursa yang masih terbuka hingga awal Februari, peta kekuatan Super League masih bisa berubah drastis. Tapi sejauh ini, Persebaya Surabaya lah yang paling berani mengambil risiko. Mereka jelas tak mau hanya jadi penonton di perburuan papan atas.

Berikut ringkasan pergerakan pemain di klub-klub lainnya:

Persib Bandung
Masuk: –
Keluar: Wiliam Marcilio (ke Chungnam Asan)

Bhayangkara FC
Masuk: Henri Doumbia, Privat Mbarga (pinjaman), Moussa Sidibie.
Keluar: David Maulana, Reza Kusuma, Andres Nieto, dll.


Halaman:

Komentar