Duel Sengit PSM dan Borneo Berebut Simon Amin

- Rabu, 21 Januari 2026 | 14:30 WIB
Duel Sengit PSM dan Borneo Berebut Simon Amin

Pencabutan sanksi FIFA pada 19 Januari lalu seperti memberi suntikan adrenalin bagi manajemen PSM. Mereka bergerak agresif. Selain Simon Amin, nama lain yang beredar adalah Todor Todoroski, bek kanan berpaspor Makedonia Utara yang kini membela Flamurtari FC di Albania.

Pemain 26 tahun ini punya reputasi bagus, bahkan sudah enam kali memperkuat timnas negaranya. Dia dilihat sebagai opsi untuk memperkuat pertahanan Juku Eja yang kerap bermasalah.

Lalu, Siapa yang Akan Menang?

Persaingan antara PSM dan Borneo untuk mendapatkan tanda tangan Simon Amin ini menarik untuk disimak. Bagi PSM, dia bisa jadi napas baru di lini tengah. Visi permainannya yang kental gaya Eropa mungkin cocok dengan skema pelatih Tomas Trucha.

Tapi masalahnya ada di finansial. PSM harus benar-benar memastikan stabilitas keuangannya pasca-sanksi.

Di sisi lain, Borneo FC dikenal punya sokongan dana yang kuat. Kalau sampai terjadi perang harga, Pesut Etam punya keunggulan jelas untuk menawarkan kontrak yang lebih menggiurkan. Kehadiran Amin bisa membuat lini tengah mereka, yang sudah solid, jadi semakin menakutkan.

Tantangan terbesar justru mungkin datang dari Eropa. Minat Ruch Chorzow dari Polandia adalah ancaman serius. Jika Simon Amin masih punya ambisi untuk bertahan di benua biru, peluang kedua klub Indonesia itu bisa langsung menciut.

Meski begitu, tawaran menit bermain yang pasti dan gaji besar di Super League bisa menjadi daya pikat yang kuat. Ini soal pilihan.

Konon, PSM sudah menyiapkan skenario cadangan. Jika perburuan Simon Amin mentok entah karena kalah saing dengan Borneo atau pilihan pemain itu sendiri mereka punya opsi pemain asing lain yang sudah dikantongi. Perang transfer baru saja dimulai, dan segala kemungkinan masih terbuka lebar.


Halaman:

Komentar