Suasana malam di sebuah kafe di Jalan Kartini, Pematangsiantar, berubah jadi mencekam Jumat lalu. Andre Perwira, pemuda 20 tahun, tewas dengan luka tusuk di dada. Pelakunya? Seorang remaja berinisial VS yang baru berusia 19 tahun.
Kabarnya, VS langsung kabur usai kejadian. Tapi polisi bergerak cepat. Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Sandi Riz Akbar, menyebut pelaku berhasil diringkus di Parapat, Simalungun. Rupanya, dia merasa ketakutan dan terdesak.
"Sesampainya di lokasi, pelaku yang sudah tahu dirinya dikejar polisi bahkan sebelumnya sampai ke rumahnya di Siantar akhirnya memutuskan menyerah," jelas Sandi, Senin (19/1).
Luka di Dada Sebelah Kiri
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Vita Insani. Kondisinya kritis. Sayangnya, upaya medis tak berhasil.
"Dari penjelasan perawat, korban dinyatakan meninggal dan sudah dibawa ke kamar jenazah," sambung Sandi. "Luka tusuknya tepat di dada sebelah kiri."
Misteri di Balik Tikaman
Sampai sekarang, apa motif di balik penikaman ini masih gelap. Polisi belum bisa memastikan. Yang jelas, penyelidikan masih terus digulirkan.
"Kami juga masih menyelidiki kemungkinan ada pelaku lain yang terlibat," pungkas Sandi menutup pernyataannya.
Dua keluarga kini berduka. Satu kehilangan nyawa, satu lainnya menghadapi jeruji. Kota kecil itu pun kembali diingatkan pada sebuah tragedi yang berawal dari satu malam kelam.
Artikel Terkait
Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Jombang Berhenti Beroperasi Akibat Dana Operasional dari BGN Mandek
Timnas Indonesia Tutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan Kemenangan Sempurna, Taklukkan Mozambik 1-0
WNA Singapura Ditemukan Tewas di Apartemen Batam Center, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Timnas Putri Indonesia Ditahan Imbang Kamboja di Laga Penutup FIFA Matchday