Dia merasa butuh jeda. Tubuhnya sudah bekerja maksimal selama dua pekan terakhir. Memaksakan diri hanya akan membuka peluang cedera, dan itu risiko yang tak ingin dia ambil.
“Saya tetap harus mendengarkan tubuh dan pikiran saya,” tambah Jonatan.
“Istirahat menjadi pilihan utama sekarang daripada memaksa melebihi kapasitas.”
Keputusan ini tentu sedikit menyisakan kekecewaan. Apalagi, Jonatan punya kenangan manis di Indonesia Masters. Dia pernah menjadi juara di edisi 2023. Saat itu, di babak final, dia mengalahkan rekan senegaranya, Chico Aura Dwi Wardoyo, dengan dua game langsung 21-15 dan 21-13.
Kini, dia memilih untuk berhenti sejenak. Mengisi ulang energi. Agar bisa kembali lebih kuat nantinya.
Artikel Terkait
Persib Buka Suara Soal Isu Investasi Rp1,5 Triliun dari Jerman
Persib Kejar Gelar, Persebaya dan PSM Berjuang di Jalur Berbeda Jelang Akhir Musim
Juventus Incar Emiliano Martinez, Kiper Aston Villa, untuk Perkuat Mistar Gawang
PSM Makassar Kembali Dihukum FIFA, Dilarang Transfer Tiga Periode