Old Trafford bergemuruh. Manchester United baru saja menuntaskan tugas dengan gemilang, mengalahkan rival bebuyutan Manchester City dengan skor 2-0. Dalam derby yang selalu panas ini, sorotan tak hanya pada pemain, tapi terutama pada pria di pinggir lapangan: Michael Carrick.
Ya, debutnya sebagai pelatih interim kali ini benar-benar spektakuler. Banyak yang meragukannya, tentu saja. Pengangkatannya menggantikan Ruben Amorim yang dipecat di awal pekan sempat memicu tanda tanya. Bahkan dari orang dalam sekalipun.
Roy Keane, legenda United yang terkenal blak-blakan, awalnya termasuk yang skeptis. Namun, malam itu di Old Trafford, segalanya berubah.
Kemenangan itu bukan sekadar angka. Lebih dari itu, ini adalah pernyataan. Sebuah jawaban keras dari Carrick untuk semua yang meragukan kapasitasnya memimpin tim raksasa ini, meski hanya untuk sementara. Pada 2021 lalu, ia pernah berada di posisi serupa usai kepergian Ole Gunnar Solskjaer. Kini, di masa jabatan keduanya, ia langsung membuka lembaran dengan cara yang paling manis: menaklukkan City.
Dua gol di babak kedua, masing-masing dari Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu, menjadi penentu kemenangan yang penuh emosi. Performa tim solid dari awal hingga akhir, menunjukkan stabilitas yang selama ini kerap hilang.
Melihat itu, Keane pun tak bisa menahan diri. Nada skeptisnya melunak, berubah menjadi pujian. Meski, khas Keane, tetap diselipkan peringatan.
Artikel Terkait
Persib Siapkan Kejutan: Bek Eks PSG Kurzawa Didekati untuk Perkuat Maung Bandung
Persebaya Kehilangan Bek Senior, Persaingan di Lini Belakang Makin Sengit
De Jong Ledek Wasit: Sikapmu Seolah Makhluk Superior!
Bernardo Tavares Siapkan Bom Waktu untuk Skuat Asing Persebaya