Jordi Cruyff resmi bergabung dengan AFC Ajax. Ia akan mulai bertugas sebagai Direktur Teknik klub raksasa Belanda itu mulai 1 Februari mendatang. Ini jelas babak baru yang penting dalam kariernya, tapi sekaligus bikin penasaran. Soalnya, posisinya sebagai penasihat teknik untuk Timnas Indonesia di bawah PSSI tetap berjalan. Jadi, ya, pria 51 tahun itu kini memegang dua peran strategis sekaligus di dua benua yang berbeda.
Menurut pernyataan resmi Ajax, kerja samanya dengan PSSI tidak akan terganggu oleh tanggung jawab barunya di Amsterdam. Artinya, Jordi akan membagi waktu dan perhatiannya antara membangun Ajax dan membantu perkembangan sepak bola Indonesia.
Buat Jordi, momen penandatanganan kontrak ini punya rasa yang lain. Prosesinya digelar di Johan Cruyff Arena, stadion megah yang namanya diambil dari sang ayah, legenda sepak bola dunia Johan Cruyff. Suasana pasti haru.
“Sangat spesial bagi saya untuk berada di sini dan menandatangani kontrak di klub yang sudah begitu penting dalam hidup saya sejak kecil,” ucap Jordi.
Ia lalu mengenang masa-masa awal di Ajax, tempat ia mengenyam pendidikan di akademi klub dari 1981 sampai 1988. Memang, dia tak pernah membela tim muda apalagi tim senior de Godenzonen, tapi ikatan emosionalnya jelas tak pernah putus.
“Mulai Februari, saya akan berkomitmen penuh. Ajax adalah klub yang unik dengan sejarah yang sangat kaya, dan saya akan melakukan segalanya untuk menambahkan kesuksesan baru bersama,” tegasnya.
Di sisi lain, penunjukan ini dilihat banyak pihak sebagai langkah serius Ajax untuk membenahi struktur teknis mereka. Dan tentu saja, ini jadi sorotan menarik. Jordi Cruyff kini bukan cuma main di panggung elite Eropa, tapi juga punya andil dalam perjalanan Garuda di Asia.
Artikel Terkait
Meksiko Puncaki Grup A Usai Taklukkan Afrika Selatan, Korea Selatan di Posisi Kedua
Derrick Michael Xzavierro Resmi Berkarier di Klub B.League Premier Jepang Saga Ballooners
Lima Remaja Berusia di Bawah 20 Tahun Siap Jadi Bintang Kejutan di Piala Dunia 2026
Kanada Incar Kemenangan Perdana di Piala Dunia saat Hadapi Bosnia di Laga Pembuka Grup B