Masalahnya, tim Juku Eja ini masih terbelit sanksi FIFA. Mereka sebenarnya boleh saja merekrut pemain. Tapi, mendaftarkannya ke liga? Itu persoalan lain. PSM harus membersihkan dulu catatan sanksinya sebelum pemain baru bisa diikat secara resmi.
Kabur, Tapi Belum Bebas
Memang ada secercah kabar baik. FIFA baru saja mencabut satu sanksi larangan transfer yang dijatuhkan pada 8 Oktober 2025 lalu. Sanksi itu sempat mengancam dan bisa menggagalkan pendaftaran pemain di putaran kedua.
Namun begitu, permasalahan belum sepenuhnya usai. Masih ada satu sanksi serupa yang mengikat. PSM kembali dihukum FIFA pada Jumat, 9 Januari 2026. Sanksi terbaru ini diduga kuat berkaitan dengan masalah tunggakan gaji salah satu pemain asingnya, Lucas Dias.
Waktu pun semakin sempit. Bursa transfer paruh musim Super League hanya berlangsung hingga 6 Februari 2026 mendatang. PSM punya waktu terbatas untuk beres-beres administrasi dan menyelesaikan sanksi. Jika tidak, rencana mendatangkan pemain baru bisa jadi hanya wacana belaka.
Artikel Terkait
Cedera Hamstring Ronaldo, Ancaman atau Alarm Palsu Jelang Piala Dunia 2026?
Pelatih Borneo FC: Rivaldo Pakpahan Layak Dipanggil Timnas
Kekalahan PSM Picu Aksi Suporter, Posisi Pelatih Trucha Dipertanyakan
Floyd Mayweather Gelar Rangkaian Eksibisi Jelang Duel Ulang dengan Pacquiao