Peluangnya, secara status, memang terbuka. Ramos saat ini berstatus bebas transfer setelah hengkang dari klub Meksiko, Monterrey, pada 2025. Dari sisi finansial, ini bisa mempermudah negosiasi.
Menariknya, nilai pasar pemain berusia 39 tahun itu menurut Transfermarkt ‘hanya’ sekitar Rp 13,91 miliar. Angka itu bahkan lebih rendah dari nilai Thom Haye, pemain Persib dan Timnas Indonesia, yang mencapai Rp 17,38 miliar. Sebuah harga yang relatif terjangkau untuk seorang legenda dengan segudang trofi.
Dengan situasi seperti ini, wacana mendatangkan Ramos sebagai pengganti Barba terdengar masuk akal. Pengalamannya yang luar biasa dan mental pemenang diyakini bisa menguatkan lini belakang Persib yang kerap goyah.
Lalu, bagaimana dengan Barba? Kabar keinginannya untuk pulang ke Eropa sudah mencuat sejak akhir tahun lalu. Alasannya klasik: sulit beradaptasi dan lebih memikirkan keluarga.
Namun begitu, Persib masih bersikukuh menahannya. Performa bek asal Italia itu di putaran pertama terbilang bagus. Dari 17 penampilan di semua kompetisi, ia menyumbang tiga gol dan satu assist. Jelas, dia adalah pilar penting.
Minat dari sejumlah klub Eropa seperti Pescara (Italia) dan Aris Thessaloniki (Yunani) pun sudah ada. Tapi sejauh ini, semua tawaran itu ditampik manajemen.
Mengingat Persib punya rekam jejak mendatangkan bintang sekelas Michael Essien dulu, mimpi melihat Sergio Ramos membela Maung Bandung bukanlah hal yang mustahil. Tinggal menunggu, apakah ajakan ribuan Bobotoh di media sosial itu cukup menggoda untuk didengarnya.
Artikel Terkait
Pesta Gol Bayern Hancurkan Leipzig di Lima Menit Brutal
Lens Kembali Berkuasa di Puncak Ligue 1 Usai PSG Tersandung
Maarten Paes Bantah Rumor Transfer ke Persib: Ini Berita Palsu!
PSM Makassar Terjebak di Tengah Ambisi Transfer dan Ancaman Sanksi FIFA