Tapi siapa sangka.
Di ambang kekalahan, Surabaya Samator justru bangkit. Mereka tampil jauh lebih cair di set keempat. Permainan jadi lebih cepat, serangan dari berbagai sudut mulai sulit dibaca lawan. Medan Falcons mencoba melawan, tapi Samator sudah tak terbendung. Mereka memaksa rubber set setelah menang telak 25-17.
Nah, set penentuan ini benar-benar bikin deg-degan. Poin demi poin diperebutkan dengan intensitas tinggi. Tak ada yang mau memberi celah. Skor terus mengekor, 19-19. Suasana tegang mencekam.
Dalam situasi mencekam itu, Samator menunjukkan mental pemenang. Mereka berhasil meraih dua poin krusial beruntun dan menutup set kelima 21-19. Kemenangan comeback 3-2 pun mereka kantongi.
Sebuah pertandingan yang menunjukkan, dalam olahraga, segalanya baru berakhir saat wasit benar-benar meniup peluit panjang.
Artikel Terkait
Arsenal Tersendat di City Ground, Peluang Juara Semakin Renggang
Liverpool Gagal Maksimal di Anfield, Burnley Curi Poin Berharga
Liverpool Beralih ke Dua Bek Elite Eropa Setelah Gagal Rekrut Marc Guehi
Real Madrid Tuntaskan Levante 2-0, Mbappe dan Asencio Jadi Penentu