Pedro Matos, Pemain yang Dulu Kabur dari Tavares, Kini Bersatu di Persebaya

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:30 WIB
Pedro Matos, Pemain yang Dulu Kabur dari Tavares, Kini Bersatu di Persebaya
Kisah Pedro Matos dan Bernardo Tavares

HARIAN, MAKASSAR Jumat malam nanti, PSM Makassar bakal bentrok dengan Semen Padang di pekan ketiga Super League. Tapi bagi yang jeli, laga ini bukan cuma soal tiga poin. Ada cerita lain yang terselip, tentang seorang pemain Portugal yang nyaris memakai jersey Juku Eja: Pedro Matos.

Bernardo Tavares, sang pelatih PSM kala itu, mengakui hal ini dengan jujur. Sebelum musim bergulir, ia punya target utama untuk mengokohkan lini tengahnya. Namanya Pedro Matos. Sayangnya, negosiasi berujung buntu. Sang gelandang memilih jalan lain.

“Saya cukup terkejut. Sebelumnya saya ingin merekrut Pedro Matos, tetapi dia lebih memilih Semen Padang,”

kata Tavares, Kamis lalu.

Di usianya yang ke-24 saat itu, Matos dikenal sebagai pekerja keras. Posturnya mungkin tak terlalu jangkung, cuma 175 cm, tapi karirnya di Portugal sudah dimulai sejak muda. Dia sudah mencicipi atmosfer beberapa klub di sana, membangun pengalaman bertahap.

Musim terakhirnya di tanah kelahiran dihabiskan bersama AD Sanjoanense, di Liga 3. Statistiknya cukup menarik. Delapan belas kali tampil, satu assist di fase reguler. Namun, yang bikin orang melirik adalah kontribusinya di play-off degradasi. Di momen genting itu, Matos benar-benar bersinar: dua gol dan tiga assist berhasil dicetaknya, menjadi pahlawan yang menjaga klubnya tetap bertahan.

Sebelum Sanjoanense, ia juga sempat membela SC Praiense dan Valadares Gaia FC. Di Valadares, ia cuma dapat satu kesempatan tampil, itu pun di Piala Portugal. Tapi justru di kompetisi piala itulah salah satu momen berharga terjadi. Masih muda, ia sudah dipercaya mengenakan ban kapten. Rekam jejak inilah yang rupanya menarik perhatian Semen Padang. Mereka bergerak cepat, dan rencana Tavares di Makassar pun buyar.

Bagi Bernardo, ya, itu cuma salah satu dinamika transfer yang biasa saja. Tapi sepak bola punya caranya sendiri untuk mempertemukan orang-orang. Dan takdir itu ternyata belum selesai.

Kini, memasuki putaran kedua kompetisi, nama Pedro Matos kembali mencuat. Kali ini, kabarnya dia sedang dalam perjalanan ke Surabaya, untuk bersatu dengan Persebaya. Nah, siapa pelatih Persebaya sekarang? Benar, Bernardo Tavares.

Kabar ini pertama kali berhembus Sabtu lalu lewat media fanbase Emosi Jiwaku. Postingan di Instagram mereka langsung ramai dibahas suporter Bonek dan Bonita.

“Selamat datang Pedro ✊🇵🇹 Info yang EJ terima, Pedro Matos, gelandang asal Portugal eks Semen Padang FC jadi pemain asing keempat pilihan Bernardo Tavares untuk bergabung di Persebaya. Vamos @pedro.matos93,”

tulis akun @emosijiwakucom.

Kalau jadi direalisasikan, ini bukan sekadar transfer pemain biasa. Ini seperti menyambung sebuah kisah yang sempat terputus. Pemain yang dulu luput dari genggaman Tavares di tim lama, kini justru hadir di proyek barunya. Memang, dalam dunia sepak bola, rencana yang gagal hari ini bisa saja menemukan momentumnya di lain waktu. Dengan cara yang tak pernah kita duga.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar