India Open 2026: Antara Kabut, Monyet, dan Keluhan Atlet
Turnamen bulu tangkis India Open 2026, yang seharusnya jadi panggung prestisius, malah diwarnai sederet keluhan dari para atlet. Masalahnya beragam, mulai dari polusi udara New Delhi yang parah sampai soal kebersihan di dalam venue itu sendiri. Bahkan, ada pemain yang memilih mundur. Situasi ini akhirnya menarik perhatian federasi bulu tangkis dunia, BWF.
Bayangkan saja, atlet harus berjibaku dengan kotoran burung yang berceceran di lapangan. Itu laporan dari beberapa pemain. Belum lagi cuaca dingin yang menusuk, tapi alat pemanas justru tak tersedia. Atlet Indonesia dan sejumlah pemain luar negeri merasakan betul ketidaknyamanan ini.
Yang bikin geleng-geleng, beredar video monyet berkeliaran bebas, bahkan sampai ke area tribun penonton. Fakta ini pun tak dibantah oleh Badminton Association of India (BAI). Untuk turnamen level Super 750, kejadian-kejadian seperti ini tentu mencoreng reputasi.
Menanggapi hiruk-pikuk ini, BWF akhirnya angkat bicara. Mereka mengaku sudah berdialog dengan para pemain dan mengiyakan bahwa masalah-masalah itu memang terjadi. Namun begitu, federasi ini punya penilaian lain soal tempatnya.
"Mengelola faktor-faktor yang sebagian besar terkait dengan kondisi musiman, seperti kabut dan cuaca dingin yang memengaruhi kualitas udara dan suhu di dalam tempat pertandingan, telah menimbulkan tantangan minggu ini. Namun, penilaian kami menegaskan bahwa Indira Gandhi Sports Complex merupakan peningkatan signifikan dari Stadion KD Jadhav, menawarkan infrastruktur yang lebih baik," kata BWF.
“Meskipun beberapa area implementasi, termasuk kebersihan dan sanitasi umum, serta pengendalian hewan, memerlukan perhatian, BAI telah bertindak cepat untuk mengatasi masalah ini. Para pemain juga telah mencatat peningkatan positif pada permukaan dan lantai lapangan, gimnasium, dan fasilitas medis,” tambahnya.
Artikel Terkait
Striker Iran Mehdi Taremi Tinggalkan Olympiacos untuk Ikut Wajib Militer
Tekanan Suporter Membesar, Masa Depan Pelatih PSM Makassar Dipertanyakan
Paul Scholes Ragukan Kapasitas Carrick, Sebut Ancelotti Sempurna untuk MU
PSM Makassar Terancam Degradasi Usai Ditaklukkan Persita