Smash Nyaris 480 km/jam di Malaysia Open, Tapi Gelar Tak Jatuh ke Tangan yang Tercepat

- Kamis, 15 Januari 2026 | 18:20 WIB
Smash Nyaris 480 km/jam di Malaysia Open, Tapi Gelar Tak Jatuh ke Tangan yang Tercepat

Kalau bicara soal ganda putra, memang selalu jadi tontonan yang seru. Duelnya cepat, keras, dan penuh kejutan. Nah, di Malaysia Open 2026 kemarin, selain pertarungan sengit, ada satu hal yang bikin decak kagum: kecepatan smash yang luar biasa. Bahkan, ada yang nyaris menembus angka 480 km per jam!

Bicara soal rekor, Sabar Karyaman Gutama-lah yang mencatatkan angka fantastis itu. Pemain non-Pelatnas ini melepas smash dengan kecepatan 479,1 km/jam. Sungguh sebuah tembakan yang sulit dibayangkan kehebatannya.

Namun begitu, sayangnya kehebatan itu tak berbanding lurus dengan hasil akhir. Bersama Moh Reza Pahlevi Isfahani, langkah Sabar harus terhenti di perempatfinal. Mereka dikalahkan oleh pasangan tuan rumah, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik, dengan skor yang cukup telak.

Di posisi kedua, ada nama yang lebih familiar: Fajar Alfian. Ganda andalan Pelatnas PBSI ini nyaris menyamai rekor Sabar. Menurut data resmi BWF, smash tercepat Fajar mencapai 477,5 km/jam.

Tapi nasibnya mirip, benar-benar mirip. Fajar dan Mohammad Shohibul Fikri juga harus mengakui keunggulan Chia/Soh, kali ini di babak semifinal. Pertarungan ketat itu berakhir dengan kekalahan tipis dua gim langsung.

Lalu, siapa yang jadi juara? Ternyata pemilik smash tercepat ketiga. Kim Won-ho dari Korea Selatan mencatat kecepatan 468,8 km/jam. Bersama Seo Seung-jae, dia justru berhasil naik ke podium tertinggi.

Mereka mengalahkan duo Malaysia di partai puncak setelah melalui pertarungan tiga gim yang menegangkan. Jadi, smash kencang bukan jaminan juara, tapi jelas bikin pertandingan makin panas.

Munculnya Choong Hon Jian di urutan keempat cukup mengejutkan. Pemain Malaysia ini tercatat melepas pukulan hingga 462,8 km/jam di babak pertama. Sayangnya, momentum itu tidak bertahan lama.

Bersama Muhammad Haikal, Choong langsung tersingkir di pertandingan yang sama. Mereka kalah dari Ben Lane/Sean Vendy dalam tiga gim. Ya, turnamen kadang memang kejam.

Terakhir, ada Chirag Shetty. Power hitter dari India ini memang sudah terkenal. Di turnamen ini, dia mengukuhkan reputasinya dengan smash 458,8 km/jam.

Tapi, nasib sial menghampirinya. Bersama Satwiksairaj Rankireddy, Shetty justru ditumbangkan oleh Fajar/Fikri di perempatfinal. Padahal, pukulannya hari itu terasa begitu membahana.

Begitulah. Malaysia Open 2026 memberikan kita lebih dari sekadar pemenang. Turnamen ini juga menjadi panggung bagi betapa dahsyatnya tenaga yang bisa dihasilkan oleh para atlet bulu tangkis dunia. Angka-angka itu bicara sendiri, dan kita hanya bisa berdecak.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar