Poin demi poin ia kumpulkan beruntun. Kjaersfeldt yang tadi terlihat nyaman, mendadak kewalahan. Putri berbalik unggul 7-6, lalu menutup interval dengan 11-8. Setelah jeda, ia benar-benar di atas angin. Tak ada celah sedikitpun untuk lawan bangkit. Skor melonjak hingga 20-8, sebelum akhirnya gim kedua ditutup dengan gemilang 21-9.
Momentum positif itu dibawa ke gim penentu. Putri langsung menancap gas, bermain agresif sejak bola pertama. Hasilnya, keunggulan telak 11-4 di interval seolah menjanjikan jalan mulus menuju kemenangan.
Namun begitu, badminton memang tak pernah bisa ditebak. Usai unggul jauh 15-5, konsentrasi Putri agak melayang. Performanya mengendur, sementara Kjaersfeldt berusaha mati-matian mengejar. Poin demi poin direbut sang Denmark, 15-12. Beberapa kesalahan sendiri dari Putri memperkeruh situasi.
Meski sempat memiliki enam match point di angka 20-14, kemenangan tak kunjung datang. Kjaersfeldt bertahan, menyelamatkan empat poin beruntun. Ada ketegangan di udara. Baru di poin ketujuhnya, Putri akhirnya bisa menghembuskan napas lega, mengunci pertandingan dengan skor 21-18.
Artikel Terkait
PSG Kukuhkan Puncak Klasemen Usai Kalahkan Le Havre
Bayern Munchen Kalahkan Dortmund 3-2, Kokohkan Puncak Klasemen
Inter Milan Kokoh di Puncak, Napoli Menang Dramatis
Lamine Yamal Cetak Hattrick, Barcelona Hajar Villarreal 4-1 di Pekan Ke-26 La Liga