Indira Gandhi Arena di New Delhi jadi saksi perjuangan sengit Putri Kusuma Wardani, Kamis (15/1) lalu. Di babak 16 besar India Open 2026, dia harus berjibaku tiga gim melawan Line Kjaersfeldt dari Denmark. Hasilnya? Kemenangan tipis 15-21, 21-9, dan 21-18. Gim pembuka berjalan ketat, skor sempat imbang 6-6.
Tapi momentum itu tak bertahan lama. Putri seperti kehilangan ritme. Di sisi lain, Kjaersfeldt bermain cerdas, menebar variasi serangan yang sulit ditebak. Skor pun mulai menjauh, 6-9, lalu 7-11 saat jeda. Situasi tak kunjung membaik bagi pebulutangkis Indonesia itu.
Kesalahan demi kesalahan muncul dari raket Putri, sementara lawannya tetap solid. Tanpa ampun, jarak poin kian melebar: 9-15, 11-17, dan akhirnya gim pertama harus ia lepas 15-21.
Memasuki gim kedua, kekhawatiran sempat muncul. Putri masih terlihat lamban, tertinggal cepat 1-6. Namun di titik itulah segalanya berubah. Dia seperti menemukan tombol 'on'. Tanpa permainan yang neko-neko, serangannya jadi lebih tajam dan efektif.
Artikel Terkait
Herdman: Gelar Perdana Piala AFF 2026 adalah Ambisi Nyata, Bukan Sekadar Mimpi
Grup Neraka Menanti Garuda di Piala AFF 2026
Barongsai Jogja Siap Tancapkan Prestasi di Ajang Elite Tiongkok
Smash Nyaris 480 km/jam di Malaysia Open, Tapi Gelar Tak Jatuh ke Tangan yang Tercepat