Pertandingan pekan ke-20 Liga Italia di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Sabtu malam, berakhir dengan hasil yang cukup mengecewakan bagi Como 1907. Bermain di kandang sendiri, mereka cuma mampu meraih satu poin setelah ditahan imbang Bologna 1-1. Gol krusial penyama kedudukan baru tercipta di detik-detik terakhir injury time, lewat sepakan Martin Baturina.
Padahal, Bologna sempat unggul lebih dulu dan bahkan harus bermain dengan sepuluh pemain. Namun, Como kesulitan mengeksploitasi keunggulan jumlah pemain itu hingga nyaris pertandingan usai.
Di sisi lain, satu nama yang paling mencolok dalam laga ini justru berasal dari kubu tamu: Nicolo Cambiaghi. Pemain Bologna itu bukan cuma mencetak gol, tapi juga menerima kartu merah di menit ke-60. Awalnya wasit hanya memberi kuning untuk sangkingannya ke wajah Ignace van Der Brempt. Tapi setelah menengok ulang rekaman VAR, Rosario Abisso mengubahnya menjadi kartu merah.
Sejak awal laga, tempo permainan langsung cepat. Bologna nyaris membuka keunggulan kurang dari satu menit! Cambiaghi sudah melepas tandukan dari jarak dekat, tapi masih bisa ditepis kiper Jean Butez.
Como tak tinggal diam. Mereka membalas dengan ancaman serius di menit ketujuh. Jesus Rodriguez tampil gemilang, menggocek melewati beberapa pemain lawan di kotak penalti sebelum melepas tembakan. Sayang, upaya akuratnya masih bisa dihalau Federico Ravaglia.
Peluang demi peluang terus diciptakan tuan rumah. Di menit ke-12, Alberto Moreno menerima umpan panjang Marc Oliver Kempf dan langsung melepaskan sepakan keras. Bola itu sayangnya melambung terlalu tinggi, melayang di atas mistar. Nico Paz juga mencoba peruntungan dari jarak jauh sepuluh menit kemudian, tapi penyelamatan gemilang Ravaglia kembali menggagalkannya.
Babak pertama berakhir tanpa gol. Statistik cukup seimbang, meski Como sedikit kalah penguasaan bola, 49% berbanding 51% untuk Bologna.
Baru empat menit babak kedua berjalan, gawang Como akhirnya bobol. Santiago Castro berhasil merebut bola dari Mergim Vojvoda di area tengah, lalu memberi umpan matang kepada Cambiaghi. Pemain nomor 21 itu lalu mendribel masuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan datar yang tak bisa dijinakkan Butez. Bologna unggul 1-0.
Kejadian berbalik sepuluh menit berselang. Cambiaghi, sang pencetak gol, harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat kartu merah. Insiden itu sempat membuat suasana memanas.
Unggul jumlah pemain, Como langsung mendominasi. Mereka mengurung Bologna di pertahanan. Di menit ke-64, sempat ada harapan ketika wasit awalnya memberi penalti untuk Como usai Martin Vitik menjatuhkan Anastasios Douvikas. Namun, setelah lagi-lagi berkonsultasi dengan VAR, keputusan itu dibatalkan. Tidak ada penalti.
Serangan Como seperti kehilangan ketajaman. Beberapa peluang tercipta, tapi gagal dikonversi. Stefan Posch, misalnya, mendapat bola muntah di kotak penalti di menit 75. Kontrol dengan dadanya bagus, tapi tendangan voli langsungnya melambung jauh di atas gawang.
Waktu terus bergulir. Di menit 90 3, Nico Paz kembali melepas sepakan datar yang masih melebar. Sepertinya ini bukan hari keberuntungan Como.
Namun begitu, drama justru terjadi di injury time. Di menit 90 4, Martin Baturina yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi pahlawan. Menerima bola di tepi kotak penalti, ia melepaskan sepakan melengkung yang indah. Ravaglia tak berkutik. Skor akhir 1-1.
Dengan satu poin ini, Como tetap bertengger di posisi keenam klasemen dengan 34 poin. Sementara itu, Bologna mengumpulkan 26 poin dan berada di peringkat kedelapan.
Artikel Terkait
Simon Grayson Ungkap Alasan Bergabung dengan Timnas Indonesia
Empat Kandidat Juara Liga Champions 2026 Resmi Terbentuk
Acosta Akui Aprilia dan Ducati Ancaman Serius, Tapi KTM Tak Menyerah
AC Milan Siapkan Rencana Perombakan Lini Depan, Dybala Jadi Target Utama