Acosta Akui Aprilia dan Ducati Ancaman Serius, Tapi KTM Tak Menyerah

- Kamis, 16 April 2026 | 00:20 WIB
Acosta Akui Aprilia dan Ducati Ancaman Serius, Tapi KTM Tak Menyerah

Pedro Acosta tak menampiknya. Pembalap muda Red Bull KTM itu dengan jujur mengakui bahwa Aprilia dan Ducati saat ini adalah ancaman serius di MotoGP 2026. Performa kedua pabrikan Italia itu begitu impresif, membangun tembok dominasi yang kokoh. Tapi, di balik pengakuan itu, si pembalap Spanyol tetap punya secercah optimisme. Ia yakin timnya masih punya senjata untuk merusak hegemoni mereka.

Faktanya, sampai seri ketiga usai, papan atas klasemen dikuasai oleh mereka. Marco Bezzecchi dengan Aprilianya bertengger di puncak, diikuti Jorge Martin di posisi kedua. Acosta sendiri ada di belakang mereka, di peringkat ketiga. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio (VR46) dan Marc Marquez dari Ducati Lenovo menempati posisi keempat dan kelima. Situasi ini jelas menciptakan tekanan ekstra bagi pembalap tim lain.

Menurut Acosta, kemampuan Aprilia dan Ducati menciptakan motor yang begitu kompetitif di segala kondisi telah membuat persaingan musim ini jadi semakin panas. Ambisi untuk memutus dominasi mereka adalah tantangan terbesar.

"Sulit sekali untuk tidak melakukan kesalahan saat Anda berusaha mengejar para pembalap Aprilia. Ducati pun masih sangat kompetitif dengan kedua pembalapnya,"

kata Acosta, seperti dilansir Motosan, Kamis (16/4/2026).

Tantangan di Luar Eropa

Acosta berkomitmen untuk tampil konsisten dan melawan di setiap seri. Namun begitu, ia tak menutup mata. Mengimbangi kecepatan dan stabilitas motor Aprilia dan Ducati bukanlah pekerjaan mudah. Itu tantangan yang sangat berat di lapangan saat ini.

"Waktu yang akan menjawab. Saat ini, setiap balapan seperti misteri. Di luar Eropa, motor kami sebenarnya cukup bagus; kami kurang lebih bisa menyaingi Aprilia dan Ducati,"

lanjutnya.

Nah, medan pertempuran berikutnya sudah menanti. Seri keempat MotoGP akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 24-26 April 2026 mendatang. Balapan di lintasan ikonik ini pasti akan jadi tontonan seru.

Menakar Peluang di Jerez

Yang bikin susah, menurut Acosta, adalah konsistensi kedua rivalnya itu. Aprilia dan Ducati tampil tangguh di berbagai tipe sirkuit, entah itu yang penuh kecepatan atau yang banyak tikungan tajam bertipe stop-and-go. Karena itulah, Jerez akan jadi ujian penting bagi perkembangan motor KTM.

"Aprilia dan Ducati berkinerja baik di semua sirkuit, apa pun karakternya. Makanya, Jerez akan menjadi ketidakpastian berikutnya buat kami,"

tambah Acosta.

Ia menutup dengan realisme. "Kami tahu, untuk saat ini, Aprilia dan Ducati masih selangkah di depan. Bahkan mungkin dua langkah. Target kami sekarang adalah berusaha finis di lima besar di setiap balapan."

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar