AC Milan Siapkan Rencana Perombakan Lini Depan, Dybala Jadi Target Utama

- Rabu, 15 April 2026 | 21:15 WIB
AC Milan Siapkan Rencana Perombakan Lini Depan, Dybala Jadi Target Utama

Spekulasi Transfer: Dybala dan Rencana Besar AC Milan

Gosip transfer mulai menghangat di Milan. Kabarnya, Paulo Dybala membuka pintu untuk pindah ke AC Milan. Ini bagian dari rencana perombakan besar-besaran di lini serang Rossoneri musim panas nanti.

Situasinya begini: masa depan Dybala di AS Roma masih abu-abu. Kontrak barunya belum juga jelas, padahal negosiasi sudah berjalan cukup lama. Ketidakpastian inilah yang membuat mata beberapa klub besar Eropa, termasuk Milan, mulai meliriknya.

Menurut laporan terbaru, Milan serius ingin mengubah wajah sektor depan mereka. Nama Dybala mencuat, bukan cuma karena kualitasnya. Ada faktor lain yang menarik: keinginan sang pemain untuk kembali bekerja sama dengan pelatih Massimiliano Allegri. Mereka dulu sempat bersatu di Juventus.

Namun begitu, Dybala bukan satu-satunya target. Robert Lewandowski dan Dusan Vlahovic juga disebut-sebut masuk dalam radar. Tampaknya, manajemen merasa lini depan mereka belum stabil sepanjang musim ini dan butuh penyegaran.

Semua rencana ini, ternyata, sangat bergantung pada satu orang: Rafael Leao. Performa penyerang asal Portugal itu memang turun drastis dibanding musim lalu. Meski masih jadi top skor klub di Serie A dengan sembilan gol, totalnya cuma sepuluh gol di semua kompetisi. Cukup mengecewakan.

Penurunan Leao punya sebab. Dia sering cedera, pubalgia namanya. Posisi bermainnya juga berubah. Alih-alih ditempatkan sebagai winger kiri yang jadi naturalnya, dia lebih banyak main sebagai striker dalam formasi 3-5-2. Adaptasinya terlihat berat.

Kondisi ini bikin fans kesal. Bahkan, dia sempat dicemooh saat Milan kalah telak 0-3 dari Udinese. Suasana seperti ini yang akhirnya membuat manajemen mulai mempertimbangkan opsi menjualnya musim panas mendatang.

Kalau Leao benar-benar pergi, Milan pasti akan berburu pemain baru. Mereka butuh striker murni, tapi juga membuka opsi untuk mendatangkan pemain kreatif macam Dybala. Tujuannya jelas: menambah variasi dan daya gedor serangan.

Dybala: Bertahan di Italia adalah Prioritas

Lalu, bagaimana dengan Dybala sendiri? Sampai detik ini, dia masih menunggu kejelasan dari Roma. Kontraknya bisa diperpanjang, atau dibiarkan berakhir begitu saja.

Dia sebenarnya terbuka untuk bertahan, asal ada penyesuaian gaji. Tapi di sisi lain, tawaran dari klub-klub lain sudah berdatangan, tak hanya dari Eropa tapi juga Amerika Selatan seperti Argentina dan Brasil.

Kalau pun harus meninggalkan Roma, Dybala dikabarkan lebih memilih bertahan di Eropa, khususnya Italia. Nah, di sinilah Milan punya peluang besar. Destinasinya jadi realistis, apalagi dengan magnet reuni bersama Allegri.

Ada satu hal lagi yang jadi pertimbangan: kondisi fisiknya. Dalam dua musim terakhir, dia kerap dihantui cedera. Karena itu, dia disebut siap menerima kontrak berbasis performa, yang besarannya tergantung jumlah penampilan dan kontribusi gol.

Rencana perombakan lini depan Milan ini diprediksi jadi salah satu drama transfer terbesar musim panas. Bayangkan jika Dybala benar-benar datang. Wajah serangan Rossoneri bisa berubah total, dan itu sesuatu yang dinanti-nanti para pendukung setia.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar