murianetwork.com -- Baterai kendaraan listrik merupakan komponen krusial dalam menggerakkan mobil listrik dan menyediakan daya yang diperlukan.
Indonesia, dengan cadangan nikel yang melimpah, aktif mempromosikan investasi dalam bisnis baterai mobil listrik.
Namun, apakah semua baterai membutuhkan nikel? Mari kita bahas jenis-jenis baterai kendaraan listrik yang ada sebagaimana dikutip dari YouTube Anthony Car Lover.
1. Nikel Metal Hydride (NiMH)
Jenis baterai isi ulang ini menggunakan logam nikel dan logam hibrida sebagai bahan aktif elektroda.
NiMH umumnya digunakan pada mobil hybrid, terutama hybrid electric vehicle (HEV). Kelebihannya meliputi usia pakai yang lebih lama daripada litium ion, ramah lingkungan, dan mudah diisi ulang.
Namun, kekurangannya termasuk harga yang relatif mahal, produksi panas yang signifikan, dan tingkat self-discharge yang tinggi.
Artikel Terkait
Geely Borong 1.776 Pemesanan di IIMS 2026, EX2 Jadi Primadona
Mitsubishi Perbarui Xpander dengan Fitur dan Desain Baru untuk Pertahankan Pasar MPV
Koleksi Mobil Pribadi Gubernur Kaltim Ternyata Sederhana, Tak Ada yang Rp200 Juta
Impor 105.000 Pikap India Ditangguhkan, Gaikindo Klaim Kapasitas Lokal Mencukupi