"Main tidak boleh terlalu hati-hati di situasi kritis. Sebelumnya sempat ragu, pukulan jadi kurang mantap. Untungnya di gim kedua kami sudah lebih menang angin, jadi bisa lebih leluasa menekan," paparnya.
Di balik kemenangan ini, ternyata ada motivasi yang lebih dalam. Kekalahan menyakitkan dari pasangan yang sama di final SEA Games 2025 masih membekas di benak mereka. Waktu itu, Ana/Trias sempat unggul di gim penentu sebelum akhirnya tersusul dan harus puas dengan medali perak.
"Rasanya masih kami ingat jelas," sambung Ana, suaranya terdengar lebih tegas.
"Sakitnya kalah di saat-saat genting itu jadi pelajaran berharga. Hari ini, kami tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Itu jadi motivasi tambahan untuk bermain lebih maksimal."
Dengan tiket perempatfinal di tangan, perjalanan Ana dan Trias di Malaysia Open 2026 belum berakhir. Mereka kini menunggu pemenang dari laga antara wakil Taiwan, Hu Ling Fang/Jheng Yu Chieh, dan duet Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (9/1/2026). Tantangan berikutnya sudah menanti.
Artikel Terkait
Dua Harapan Indonesia Hadang Lawan Tangguh di Semifinal Malaysia Open
Thom Haye: Saya Sudah Tak Sabar Hadapi Gengsi Persib vs Persija
Sabar-Reza Tumbang di Perempat Final Malaysia Open Setelah Duel Sengit
Fajar/Fikri Tumbangkan Raksasa India, Lolos ke Semifinal Malaysia Open