Setelah itu, tantangan berlanjut. Herdman mengambil alih Timnas Wanita Kanada mulai 2011 hingga 2018. Di bawah asuhannya, Kanada tak hanya tampil di Piala Dunia 2015 dan 2019, tapi juga meraih medali perunggu Olimpiade di London 2012 dan Rio 2016. Dua medali itu jelas pencapaian yang luar biasa.
Kesuksesan di tim wanita membuka pintu untuknya. Herdman kemudian beralih ke Timnas Pria Kanada, memimpin dari 2018 hingga 2023. Total ada 58 pertandingan yang dia tangani, dengan catatan 36 kemenangan, 7 seri, dan 15 kekalahan.
Namun, momen paling bersejarah adalah saat dia membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Itu adalah penampilan pertama mereka di panggung utama setelah absen selama 36 tahun. Sebuah prestasi yang benar-benar menghentak.
Sekarang, tantangan baru menunggu di Indonesia. Banyak yang penasaran, apakah dia bisa mengulangi kesuksesannya di tanah air?
Artikel Terkait
Malam Kelam Jay Idzes: Backpass Fatal Picu Gol Mudah Juventus
Fajar/Fikri Siap Hadapi Gelombang Baru di Malaysia Open 2026
IBL 2026 Bakar Jaringan: Semifinal dan Final Diperpanjang Jadi Best of Five
Maresca Pamit Elegan, Warisan Trofi Chelsea Terlupakan dalam Semalam