“Kejuaraan Dunia menjadi salah satu target utama saya karena tahun ini kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Fokus saya adalah Kejuaraan Dunia, Asian Games, dan juga All England,” sambungnya.
Di balik hasil yang belum konsisten, Herry merasa timnya masih berada di rel yang tepat. Fondasi permainan, katanya, perlahan mulai terbangun. Hanya saja, evaluasi harus terus dilakukan.
“Secara keseluruhan, saya rasa kami masih berada di jalur yang benar, tetapi tetap ada kegagalan. Kami tidak mencapai hasil yang diharapkan di Kejuaraan Dunia, dan itu menjadi salah satu kemunduran kami. Kami harus terus belajar dan mengevaluasi di mana kekurangan kami,” pungkasnya.
Jadwal pun sudah menanti. All England akan digelar di Birmingham awal Maret. Kejuaraan Dunia menyusul di New Delhi pada Agustus. Sementara Asian Games di Nagoya, Jepang, menjadi penutup di akhir September hingga Oktober. Tiga panggung prestisius itulah yang akan menjadi bukti, apakah misi besar Herry Iman Pierngadi bersama ganda putra Malaysia bisa terwujud.
Artikel Terkait
Jay Idzes Soroti Energi dan Taktik Baru John Herdman di Debutnya dengan Timnas Indonesia
Pelatih Bulgaria Buka Peluang Kembali Berkarier di Indonesia
AS Roma Minat Rekrut Mohamed Salah, Syaratnya Potong Gaji Drastis
Herdman Soroti Tiga Pemain Kunci untuk Persiapan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030