Ia sudah melakukan 47 penyelamatan itu 9 kali lebih banyak dari Maignan. Persentase save-nya juga jauh lebih tinggi, 81,03% berbanding 74,51%. Bahkan dalam hal membangun serangan dari belakang, Emil unggul dengan 487 operan sukses, mengalahkan kiper Milan yang hanya mencatat 424.
Angka-angka itu bicara lebih keras. Kontribusi Emil ternyata menyeluruh, dari menghalau bola sampai mengawali serangan.
Lalu, siapa saja yang masuk dalam daftar prestisius Tuttomercatoweb? Berikut urutannya:
Mike Maignan (AC Milan) – 6,57
Wladimiro Falcone (Lecce) – 6,43
Elia Caprile (Cagliari) – 6,41
Emil Audero (Cremonese) – 6,38
Mile Svilar (AS Roma) – 6,34
Namun begitu, semua ini masih bersifat sementara. Liga Italia baru jalan setengah musim. Peluang untuk bergerak naik masih terbuka lebar. Dengan statistik dan performa stabil seperti sekarang, bukan mustahil Emil bisa geser posisi di atasnya.
Bagi Indonesia, tentu ini kabar yang membanggakan. Bukan cuma sekedar ikut bersaing, tapi kiper andalan kita itu menunjukkan keunggulan di tengah persaingan elite Eropa. Ia sedang membuktikan diri, perlahan-lahan tapi pasti.
Artikel Terkait
Fu Haifeng, Legenda Bulutangkis China, Ternyata Berdarah Indonesia
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan