Stadion Gelora B.J. Habibie di Pare-pare jadi saksi pertandingan sengit antara PSM Makassar dan Malut United, Minggu (21/12) lalu. Hasilnya? Malut United pulang dengan tiga poin berharga setelah menang tipis 1-0 dalam lanjutan Super League 2025/26 itu.
PSM sebagai tuan rumah menurunkan komposisi terbaiknya. Di antaranya ada Hilman Syah di bawah mistar, dibarisi nama-nama seperti Victor Luiz, Yuran Fernandes, dan pemain asing lainnya seperti Savio Roberto serta Alex De Aguiar Gomes. Mereka jelas ingin meraih kemenangan di depan pendukung sendiri.
Di sisi lain, Malut United tak mau hanya jadi pengisi acara. Pelatihnya mempercayai Alan Jose Bernardon sebagai kiper, dengan lini pertahanan dan serang diisi pemain-pemain berpengalaman seperti Ciro Alves, David Da Silva, dan Wbeymar Angulo Mosquera.
Dan siapa sangka, kejutan justru datang begitu cepat. Baru dua menit laga berjalan, Malut United sudah berhasil membobol gawang PSM. Aksi serangan balik kilat mereka berjalan sempurna.
Dimulai dari belakang, bola dengan cepat diarahkan ke Taufik Rustam di sisi kiri. Umpan datarnya langsung disambut oleh David Da Silva yang sudah menyelusup ke kotak penalti.
Dengan tenang, David mengecoh kiper Hilman Syah dengan sentuhan chip yang cantik. Bola melambung pelan sebelum mendarat di jala gawang. 1-0 untuk tamu!
Tertinggal sejak dini, PSM langsung berusaha bangkit. Serangan demi serangan dilancarkan, meski seringkali mentah di depan kotak penalti Malut United. Peluang emas baru datang jelang turun minum. Mufli Hidayat mendapat bola liar di area penalti, sayangnya sepakannya masih melambung tinggi. Sungguh kesempatan yang disia-siakan.
Memasuki babak kedua, Malut United nyaris menggandakan keunggulan. Di menit 57, Ciro Alves menunjukkan aksi lincahnya dengan solo run melewati beberapa pemain. Umpan silangnya yang berbahaya hampir disarangkan David Da Silva, tapi masih bisa ditepis dengan susah payah oleh Hilman Syah.
Drama pun memuncak di penghujung pertandingan. Menit ke-88, wasit awalnya memberi penalti untuk PSM setelah Rizky Eka dilanggar Wbeymar Angulo di kotak terlarang. Suasana stadion langsung bergemuruh.
Tapi, sebelum eksekusi dilakukan, wasit memutuskan untuk meninjau ulang insiden itu melalui VAR. Setelah melihat monitor, ia mengubah keputusannya. Penalti dibatalkan. Kekecewaan jelas terpancar dari wajah para pemain dan suporter PSM.
Peluit panjang akhirnya berbunyi. Tak ada lagi gol yang tercipta. Malut United berhasil menjaga keunggulan tipis 1-0 hingga laga usai, merampas poin penuh dari kandang PSM Makassar.
Artikel Terkait
Bonek Peringatkan Persebaya Jangan Ada “Misi Penyelamatan” untuk Persis Solo demi Jaga Asa ke Asia
Tiga Klub Premier League Tembus Final Kompetisi Eropa, Arsenal, Aston Villa, dan Crystal Palace Ukir Sejarah
Andrew Jung Siap Debut di El Clasico Indonesia, Targetkan Kemenangan Penuh untuk Persib
Sulsel Borong 16 Medali di Kejurnas Akuatik 2026, Jadi Sinyal Kebangkitan Cabang Renang dan Artistic Swimming