Pada gim penentu, semangat juang mereka kembali muncul. Fajar/Fikri bermain lebih agresif, memimpin 11-7 di interval ketiga. Bahkan keunggulan itu sempat melebar jadi 16-12. Harapan untuk menang begitu nyata di benak pendukung Indonesia yang menyaksikan.
Di sisi lain, Aaron Chia/Soh Wooi Yik membuktikan kenapa mereka berada di peringkat atas dunia. Mereka tak menyerah. Poin demi poin mereka raih, perlahan membalikkan keadaan. Dari tertinggal, mereka malah unggul 17-16. Momentum sepenuhnya berpindah.
Fajar/Fikri sepertinya kehilangan daya untuk melawan. Gim ketiga pun berakhir 19-21 untuk kemenangan Malaysia.
Kekalahan ini jelas sebuah pukulan. Jalan mereka di fase grup sekarang jadi lebih berat. Mau tak mau, sisa laga di grup harus dimenangkan jika ingin impian lolos ke semifinal masih menyala. Tantangan berikutnya tentu tak akan lebih mudah.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Raih Podium Perdana Moto3 di Brasil
Veda Ega Pratama Raih Podium Perdana Moto3 di Brasil, Naik ke Peringkat Tiga Klasemen
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Raih Podium Ketiga Moto3 Brasil 2026
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Podium Perdana Indonesia di Moto3 Brasil 2026