San Siro Berduka: Milan Gagal Jaga Puncak Usai Ditahan Sassuolo

- Minggu, 14 Desember 2025 | 20:36 WIB
San Siro Berduka: Milan Gagal Jaga Puncak Usai Ditahan Sassuolo

San Siro jadi saksi sebuah hasil yang mengecewakan bagi tuan rumah. AC Milan cuma bisa meraih satu poin setelah ditahan imbang Sassuolo 2-2, Minggu (15/12) lalu. Padahal, peluang untuk menang sebenarnya terbuka lebar.

Yang menarik, Jay Idzes tampil selama 90 menit di jantung pertahanan Rossoneri. Performanya cukup solid, meski akhirnya gawang Milan dua kali bobol.

Dengan tambahan satu angka ini, Milan memang kokoh di puncak klasemen sementara dengan 32 poin. Tapi posisi itu masih goyah. Soalnya, Napoli dan Inter yang ngendon di bawah belum main. Bisa saja mereka merebut kursi nomor satu.

Sassuolo? Tim tamu ini nangkring nyaman di peringkat sembilan dengan koleksi 21 poin. Hasil melawan sang pemuncak tentu jadi penyemangat besar buat mereka.

Jalannya pertandingan sendiri seru dari awal. Sassuolo malah yang bikin heboh lebih dulu. Di menit ke-13, umpan pin-point Andrea Pinamonti sukses disarangkan Ismael Kone. Mike Maignan cuma bisa ngeliat bola masuk.

Milan butuh waktu cukup lama buat balas dendam. Baru di menit 34, kesabaran suporter terbayar. Ruben Loftus-Cheek ngirim umpan silang datar ke kotak penalti. Nah, di situlah Davide Bartesaghi muncul. Tendangan pertamanya gagal, tapi reboundnya masuk! Skor jadi 1-1.

Sepanjang babak pertama, dominasi Milan jelas terlihat. Penguasaan bola mencapai 65 persen, dengan enam tembakan dua diantaranya mengarah ke gawang. Sassuolo? Cuma nekat dua kali, dan sekali membahayakan.

Memasuki babak kedua, Milan langsung menancap gas. Hanya butuh dua menit setelah kick-off, mereka balik unggul. Lagi-lagi Bartesaghi yang jadi pahlawan. Manfaatkan umpan Christopher Nkunku, pemain muda itu melepas sepakan datar yang tak terbendung. 2-1 untuk Milan!

Sempat ada dua gol yang dicoret wasit. Yang pertama sundulan Christian Pulisic di menit 57, dianulir karena diduga ada pelanggaran dari Loftus-Cheek. Lalu, di menit 67, Adrien Rabiot yang menyontek bola ke gawang, tapi posisinya dinyatakan offside. Sassuolo benar-benar bernapas lega.

Dan mereka membuat Milan menyesal. Di menit 77, skema serangan balik cepat berbuah gol. Umpan datar yang ciamik dari sayap berhasil diselesaikan dengan tenang oleh Armand Lauriente. 2-2!

Sisa pertandingan berlangsung panas. Kedua tim saling jual-beli serangan, mencari pemenang. Tapi tak ada lagi gol yang tercipta. Laga pun berakhir dengan skor imbang itu.

Buah simalakama buat Milan. Satu poin ini membuat mereka tetap di atas, tapi rasa-rasanya seperti kalah. Momentum untuk menjauh dari pesaing terlewat begitu saja.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar