Instagram Bersihkan Jutaan Akun Bot dan Spam, Pengikut Selebritas Dunia Susut Drastis

- Kamis, 07 Mei 2026 | 21:45 WIB
Instagram Bersihkan Jutaan Akun Bot dan Spam, Pengikut Selebritas Dunia Susut Drastis

Dalam beberapa hari terakhir, gelombang keluhan membanjiri jagat media sosial setelah sejumlah pengguna Instagram mendapati jumlah pengikut mereka menyusut drastis. Fenomena ini tidak hanya dialami oleh akun-akun biasa, tetapi juga menghantam deretan selebritas dunia seperti Kylie Jenner, Cristiano Ronaldo, hingga grup K-Pop Blackpink. Penurunan yang terjadi secara mendadak ini memicu tanda tanya besar di kalangan warganet.

Akun milik Kylie Jenner, misalnya, dilaporkan kehilangan lebih dari 15 juta pengikut dalam waktu singkat. Sementara itu, Blackpink yang merupakan grup musik asal Korea Selatan juga mengalami pengurangan jumlah follower hingga lebih dari 10 juta. Tidak hanya mereka, Cristiano Ronaldo kehilangan 8 juta pengikut, disusul Selena Gomez dan Ariana Grande yang masing-masing berkurang 6 juta, serta Lionel Messi yang kehilangan 4 juta pengikut. Para kreator konten skala kecil hingga menengah pun turut merasakan dampaknya, dengan penurunan berkisar antara dua hingga lima persen dari total pengikut mereka.

Menurut laporan yang beredar pada Kamis, 7 Mei 2026, langkah ini merupakan bagian dari upaya pembersihan besar-besaran yang dilakukan Instagram terhadap platformnya. Pembersihan itu menyasar akun-akun spam, akun tidak aktif, serta pengikut nonorganik termasuk akun yang dibeli melalui layanan pihak ketiga atau yang terdeteksi sebagai bot otomatis. Selain itu, sistem moderasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk memprediksi usia pengguna juga turut berperan. Sistem ini mampu mendeteksi perilaku tidak autentik yang terkoordinasi, sehingga berujung pada penghapusan akun dan pengurangan jumlah pengikut secara signifikan.

Meta, sebagai perusahaan induk Instagram, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait fenomena ini. Juru bicara Meta menjelaskan bahwa penurunan jumlah pengikut yang terjadi merupakan bagian dari proses rutin pembersihan akun tidak aktif dan akun bot.

“Sebagai bagian dari proses rutin kami untuk menghapus akun tidak aktif, beberapa akun Instagram mungkin melihat adanya perubahan pada jumlah pengikut mereka,” ujar juru bicara Meta dalam keterangan yang dikutip dari Financial Express pada Kamis, 7 Mei 2026.

Meta menegaskan bahwa penghapusan akun palsu, spam, dan akun tidak aktif dilakukan secara berkala demi menjaga kualitas interaksi serta keamanan di platform Instagram. Langkah ini disebut sebagai upaya perusahaan untuk menciptakan ekosistem media sosial yang lebih sehat, transparan, dan bebas dari praktik manipulasi jumlah pengikut. Sistem deteksi otomatis milik Meta pun terus diperbarui agar mampu mengidentifikasi akun-akun mencurigakan, termasuk akun yang sudah lama tidak aktif, akun spam, hingga akun palsu yang digunakan untuk meningkatkan jumlah pengikut secara tidak wajar.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar