Kolom komentar di Instagram Shandy Aulia mendadak mati. Tapi, aktris itu tetap sibuk berbagi cuplikan kesehariannya lewat Instagram Story. Situasi ini muncul setelah isu kedekatannya dengan seorang pejabat tinggi polisi ramai dibicarakan.
Nama yang disebut adalah Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Kepala BNN yang baru dilantik akhir Agustus lalu. Publik pun mulai mengulik.
Semuanya berawal dari sebuah cuitan di Threads. Akun @ewa.24 menulis, “Rame banget Mommy C dengan babang Banana…”, pada Rabu lalu. Unggahan singkat itu langsung memicu badai spekulasi di media sosial. Warganet saling menebak, meski belum ada konfirmasi dari pihak yang bersangkutan.
Hingga detik ini, Shandy Aulia memilih diam. Tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan mengenai kabar tersebut.
Pasca bercerai dari David Herbowo tahun 2023 lalu, kehidupan pribadi Shandy memang selalu menarik perhatian. Perceraian mereka diputus secara verstek, dan hak asuh anak semata wayangnya jatuh ke tangan Shandy. Meski begitu, pengadilan memastikan David tetap punya akses untuk bertemu anaknya.
Menariknya, soal harta, mereka rupanya sudah beresin sendiri di luar pengadilan. Kris, kuasa hukum Shandy, menyebut tidak ada gugatan harta gono-gini karena keduanya sudah punya kesepakatan.
Hubungan mereka pasca-berpisah disebut masih baik-baik saja. Masih komunikasi, tentu untuk urusan anak.
Lalu, bagaimana dengan Suyudi Ario Seto? Isu ini otomatis menyorotkan lampu pada sosok pria kelahiran Jakarta, 14 Juli 1973 ini. Karirnya di kepolisian panjang. Lulusan Akpol 1994 ini dikenal sebagai tangan dingin di bidang reserse.
Jabatannya banyak dan strategis. Dari Wakapolres Metro Jakarta Barat, Kapolda Banten, sampai jadi Perwira Tinggi di Bareskrim. Pendidikannya juga mumpuni, lewat PTIK dan SESPIMTI.
Namun begitu, di balik karirnya yang moncer, Suyudi adalah seorang keluarga. Ia menikah dengan Dewi Yulianti dan dikaruniai dua anak, Prawira dan Hana. Sang istri aktif membagikan momen kebersamaan mereka di media sosial, menggambarkan keharmonisan rumah tangganya.
Jadi, isu yang beredar ini seperti dua sisi mata uang. Di satu sisi, ada kehidupan pribadi publik figur yang selalu disorot. Di sisi lain, ada reputasi seorang pejabat tinggi yang tengah menjalankan tugas negara. Semuanya masih sebatas kabar burung, tanpa kejelasan lebih lanjut. Publik hanya bisa menunggu, sementara kedua nama besar itu memilih untuk tak bersuara.
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel Usul Kenaikan Tarif BBNKB dari 7 Persen Menjadi 10 Persen
Bupati Bone Terobos Banjir di Watampone, Borong Kue Pedagang untuk Korban
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Bone, Pemkab Tetapkan Status Siaga Satu
Rayo Vallecano Pastikan Tiket Final UEFA Conference League 2026 Usai Kalahkan Strasbourg