Medali perunggu. Itulah yang harus dibawa pulang oleh pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah dan Felisha Pasaribu, dari SEA Games 2025. Mimpi mereka kandas di semifinal, Sabtu (13/12) siang WIB, setelah takluk dari wakil tuan rumah Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, dalam dua gim langsung: 17-21 dan 15-21.
Sejak awal gim pertama, tekanan langsung terasa. Jafar dan Felisha seperti kesulitan mencari ritme, tertinggal 3-6. Dechapol dan Supissara, yang bermain sangat solid di depan pendukungnya, malah menambah keunggulan. Mereka merajai interval dengan angka 11-6.
Meski sempat bangkit dan mendekat ke 11-18, upaya pasangan merah-putih itu terhenti. Thailand kembali menjauh, 14-8. Di sini, Jafar/Felisha menunjukkan semangatnya. Mereka menyodok dengan lima poin beruntun, membuat jarak jadi tipis: 14-15. Sayangnya, momentum itu tak bertahan lama. Pasangan Thailand menutup gim pertama dengan rapat, 21-17.
Memasuki gim kedua, situasi tak banyak berubah. Thailand lagi-lagi memimpin di awal, 6-3, dan kemudian memperlebar jarak di interval menjadi 11-5. Usai jeda, Jafar dan Felisha mencoba bangkit. Mereka mendekat hingga 10-12, memberi sedikit harapan.
Tapi harapan itu pupus seketika. Dechapol/Supissara menjawab dengan lima poin berturut-turut, memimpin 17-10. Dari sini, jalan menuju kemenangan bagi Thailand terlihat makin jelas. Mereka akhirnya menutup pertandingan dengan skor 21-15, mengamankan tiket ke final.
Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Jafar Hidayatullah dan Felisha Pasaribu. Mereka harus puas dengan medali perunggu, sementara Thailand melangkah lebih jauh, membawa dukungan penuh dari publiknya.
Artikel Terkait
Persib Bandung Incar Kiper Eredivisie Ronald Koeman Jr. untuk Musim Depan
Timnas Basket Putri Panggil 24 Pemain untuk TC Awal Menuju Asian Games 2026
PSM Makassar Kena Denda Rp40 Juta Usai Suporter Masuk Lapangan Kejar Wasit
Indonesia Taklukkan China 1-0 di Laga Perdana Piala Asia U-17