Cucun Syamsurijal Desak Normalisasi Sungai dan Huntara di Pidie Jaya

- Kamis, 11 Desember 2025 | 01:05 WIB
Cucun Syamsurijal Desak Normalisasi Sungai dan Huntara di Pidie Jaya

Rabu kemarin, suasana di Pidie Jaya, Aceh, masih terasa berat. Di tengah sisa-sisa bencana, Wakil Ketua Umum PKB Cucun Ahmad Syamsurijal menyapa warga. Kedatangannya bukan sekadar formalitas. Ia mendorong agar normalisasi sungai dan pembangunan hunian sementara untuk korban segera diwujudkan.

"Hari ini kami datang membawa bantuan, tapi lebih dari itu kami ingin membawa pesan bahwa masyarakat Pidie Jaya tidak sendirian," ujar Cucun.

Ia tampak terharu melihat kondisi di lapangan.

"Gotong royong dan ketangguhan masyarakat adalah modal utama kita untuk bangkit bersama, saya salut dan bangga, inilah wujud ciri khas bangsa kita," sambungnya.

Dalam kunjungan itu, Cucun yang juga Wakil Ketua DPR RI ini menyempatkan diri mendengar langsung keluhan pemerintah daerah dan warga. Permintaan paling mendesak adalah normalisasi sungai sepanjang 970 meter. Saat ini, alirannya tersumbat parah oleh kayu dan lumpur. Kekhawatiran akan banjir susulan jika hujan datang lagi sangat nyata.

Tak cuma itu, Pemkab juga meminta huntara dibangun secepatnya. Angkanya cukup mencengangkan: hampir 5.000 rumah dilaporkan rusak parah atau bahkan hilang sama sekali.

Merespons hal itu, Cucun langsung berjanji akan berkoordinasi dengan BNPB. Tujuannya jelas: memanfaatkan Dana Siap Pakai (DSP) untuk mempercepat segala proses, mulai dari hunian darurat hingga perbaikan infrastruktur dasar yang rusak.

"Fasilitas umum seperti jalanan, sekolah, tempat ibadah perlu dipulihkan secepatnya," tegasnya.

Menurutnya, pemulihan itu krusial agar denyut kehidupan sosial dan ekonomi warga bisa kembali normal.

Kedatangan Cucun tentu dibarengi bantuan konkret. Tiga truk penuh barang bantuan ia bawa, berisi pakaian, family kit, makanan siap saji, air mineral, dan perlengkapan darurat lain. Bantuan itu diserahkan secara simbolis ke Pemkab, dan sebagian lagi langsung dibagikan ke ratusan warga di Gampong Blangcut, Kecamatan Meurah Dua. Upaya kecil yang diharapkan bisa meringankan beban, meski hanya sebentar.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar