Di sinilah Buijs meledak. Ia tak punya alasan untuk membela pemainnya.
Begitu kata Buijs kepada Voetbal International. Nada kesalnya jelas terdengar.
Meski begitu, di balik kemarahannya, ada harapan. Buijs berharap insiden memalukan ini bisa jadi pelajaran berharga bagi sang pemain muda. Agar tidak terulang.
“Itu jadi pembelajaran. Banyak sekali pembelajaran, karena itu berarti kami harus melanjutkan dengan sepuluh pemain,” ujarnya, sambil menghela napas. “Itu sangat menyakitkan hari ini.”
Artikel Terkait
Elkan Baggott Kembali Dipanggil Timnas Indonesia di Era Pelatih John Herdman
Chris Waddle Peringatkan Cole Palmer: Pindah ke MU Berisiko Jadi Pemain Cadangan
Hasil Imbang Kontra Spurs Perbesar Tekanan pada Arne Slot di Liverpool
PSM Serahkan Tampuk Kepelatihan pada Dua Putra Daerah di Tengah Tekanan Klasemen