Di sinilah Buijs meledak. Ia tak punya alasan untuk membela pemainnya.
Begitu kata Buijs kepada Voetbal International. Nada kesalnya jelas terdengar.
Meski begitu, di balik kemarahannya, ada harapan. Buijs berharap insiden memalukan ini bisa jadi pelajaran berharga bagi sang pemain muda. Agar tidak terulang.
“Itu jadi pembelajaran. Banyak sekali pembelajaran, karena itu berarti kami harus melanjutkan dengan sepuluh pemain,” ujarnya, sambil menghela napas. “Itu sangat menyakitkan hari ini.”
Artikel Terkait
Persik Kediri Vs Bali United: Duel Sengit di Brawijaya Tanpa Ampun
Duel Panas Ganda Putra Indonesia Siap Warnai Semifinal Thailand Masters
Daniel Marthin Dikunci PBSI, Trauma Cedera Jadi Penghalang Utama
Debut Pattynama di Persija Jadi Magnet Utama Derbi Tangerang