Di tengah kunjungannya ke London, Presiden Prabowo Subianto menyepakati sebuah kerja sama penting dengan Raja Charles III. Intinya? Inggris bakal membantu Indonesia memulihkan dan merawat 57 taman nasional yang tersebar di nusantara.
Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, yang menjelaskan hal ini lewat siaran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis lalu. "Pertemuan Bapak Presiden dengan Raja Charles III menghasilkan komitmen dari Inggris," ujarnya.
Menurut Teddy, kerja sama ini bukan wacana lagi. Proses pemulihan ekosistem itu sudah dimulai, tepatnya di dua lokasi percontohan.
"Saat ini sudah berjalan di Taman Nasional Way Kambas dan di kawasan Peusangan, Aceh," jelasnya.
Fokus awal ada pada konservasi gajah. Dan ada cerita menarik di balik lahan di Aceh itu.
"Tanah di Peusangan itu sebenarnya milik Bapak Presiden. Beberapa tahun lalu beliau menyerahkannya ke negara untuk dikelola WWF khusus buat konservasi gajah," tutur Teddy.
Luasnya sekitar 90 ribu hektar, tapi tak semuanya dipakai untuk gajah.
"Areanya tersebar. Nanti WWF yang akan menata, mana bagian untuk gajah, mana yang untuk ekosistem lain," tambahnya.
Pertemuan kedua pemimpin ini sendiri terjadi dalam acara Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan, Rabu di Lancaster House, London. Suasana saat kedatangan Presiden terbilang khidmat.
Sesampai di Lancaster House, Prabowo disambut penghormatan dari personel jajar kehormatan yang berbaris rapi di sisi pintu masuk. Setelahnya, beliau diantar ke ruang tunggu.
Tak lama kemudian, tepat sebelum Raja Charles tiba, Presiden dipersilakan masuk ke State Dining Room. Di ruangan megah itulah mereka berbincang singkat, membuka jalan bagi kerja sama konservasi yang ambisius ini.
Artikel Terkait
Muscab PPP Bone Sepakat Dukung Khairul Amran Pimpin Kembali Partai
Guru SMP di Indramayu Diduga Cabuli 22 Siswa, Pelaku Kabur Masuk DPO
Trump dan Melania Dievakuasi Darurat Usai Penembakan di Acara Makan Malam Wartawan Gedung Putih
Basarnas Cari Perempuan 51 Tahun Hilang di Hutan Battang Barat Palopo