Stadion Stamford Bridge jadi saksi sebuah pertarungan sengit antara Chelsea dan Arsenal, Minggu malam lalu. Laga yang diharapkan penuh gol itu akhirnya berakhir dengan skor 1-1. Tapi jangan salah, imbangan ini didapat dengan perjuangan keras dan drama kartu yang cukup menguras emosi.
Arsenal, yang datang sebagai pemuncak klasemen, harus puas dengan satu poin. Mereka tetap bercokol di puncak dengan 30 poin. Sementara Chelsea, dengan hasil ini, mengumpulkan 24 poin dan bertengger di posisi ketiga.
Di lapangan, suasana langsung panas. Kedua tim tampaknya tak mau saling memberi ruang sejak wasit Anthony Taylor meniup peluit awal. Permainan berjalan alot, dengan duel-duel keras yang langsung mewarnai babak pertama.
Arsenal nyaris membuka keunggulan lebih dulu. Pada menit ke-13, Bukayo Saka melepaskan tembakan datar yang mengancam dari dalam kotak penalti. Tapi kiper Robert Sanchez masih sigap menepisnya.
Chelsea tak mau tinggal diam. Tiga menit berselang, Estevao mendapat kesempatan dari bola liar di depan gawang. Sayang, tendangannya melambung terlalu tinggi. Mereka kembali mendapat peluang lewat Enzo Fernandez di menit 32, yang lagi-lagi bisa diamankan David Raya.
Namun begitu, momentum pertandingan berubah total di menit ke-35. Moises Caicedo melakukan tekel keras pada Mikel Merino. Awalnya wasit hanya memberi kartu kuning, tapi setelah mengecek monitor VAR, keputusannya berubah.
Kartu kuning itu ditarik kembali dan diganti dengan kartu merah langsung. Wasit menilai tekel Caicedo termasuk "serious foul play". Sejak menit 38, Chelsea terpaksa bermain dengan sepuluh pemain.
Dengan satu pemain lebih banyak, Arsenal mendominasi penguasaan bola. Mereka mencatat 54% penguasaan dan melepaskan dua tembakan di babak pertama. Chelsea, meski minoritas, justru lebih agresif dengan lima percobaan tembakan. Babak pertama ditutup dengan skor 0-0, tapi dengan catatan enam kartu kuning dan satu merah yang sudah dibagikan.
Kalah jumlah pemain ternyata tak membuat Chelsea menyerah. Mereka malah yang membuka skor lebih dulu tak lama setelah babak kedua dimulai.
Reece James memberikan umpan matang dari sepak pojok. Trevoh Chalobah, dengan lompatannya, menyundul bola masuk ke gawang Arsenal. Gol itu terjadi di menit ke-48 dan membuat suara Stamford Bridge bergemuruh.
Arsenal langsung membalas. Hanya berselang dua menit, Saka lagi-lagi berbahaya dengan aksi "cutting inside"-nya. Tembakannya masih bisa ditangkap Sanchez. Tekanan The Gunners akhirnya berbuah di menit 59.
Saka, yang tampil mencolok, melepaskan umpan silang yang akurat. Merino, yang tadi menjadi korban tekel Caicedo, balas membobol gawang Chelsea dengan sundulan kepala. Skor menjadi 1-1.
Sisa pertandingan diwarnai aksi saling serang. Arsenal lebih banyak memegang inisiatif, sementara Chelsea mengandalkan serangan balik yang cepat. Beberapa peluang tercipta, tapi tak ada yang berubah. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.
Berikut susunan pemain yang turun di laga sengit ini. Chelsea menurunkan Robert Sanchez; Malo Gusto, Wesley Fofana, Trevoh Chalobah, Marc Cucurella; Reece James, Moises Caicedo; Estevao, Enzo Fernandez, Pedro Neto; dan Joao Pedro.
Di sisi lain, Arsenal mempercayai David Raya; Jurrien Timber, Cristhian Mosquera, Piero Hincapie, Riccardo Calafiori; Martin Zubimendi, Declan Rice, Eberechi Eze; serta trio Bukayo Saka, Mikel Merino, dan Gabriel Martinelli.
Artikel Terkait
Hodak Geram atas Kesalahan Permainan Anak-anak Meski Persib Bangkit dari 0-2 ke Imbang Dewa United
Hodak Geram, Persib Hanya Bawa Satu Poin dari Markas Dewa United
Wakil Wali Kota Surabaya Tantang PORDI Gelar Turnamen Domino Lebih Besar
Persaingan Sengit, Arsenal dan Manchester City Berpotensi Selesaikan Musim dengan Poin Sama