Persaingan Sengit, Arsenal dan Manchester City Berpotensi Selesaikan Musim dengan Poin Sama

- Selasa, 21 April 2026 | 05:20 WIB
Persaingan Sengit, Arsenal dan Manchester City Berpotensi Selesaikan Musim dengan Poin Sama

LONDON – Sampai kapan duel sengit ini berlangsung? Arsenal dan Manchester City sepertinya benar-benar tak mau saling mengalahkan dalam perebutan gelar Liga Inggris musim 2025-2026 ini. Persaingan mereka begitu ketat, bahkan muncul skenario yang cukup langka: keduanya bisa saja mengakhiri musim dengan poin yang benar-benar sama.

Semua berubah setelah laga di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026) lalu. Manchester City berhasil membalikkan keadaan dengan kemenangan 2-1 atas Arsenal. Rayan Cherki dan Erling Haaland menjadi pahlawan kemenangan untuk skuat Pep Guardiola. Hasil ini, tentu saja, membuat peta persaingan jadi semakin panas.

Jarak mereka kini cuma tiga poin. Dan yang perlu diwaspadai Arsenal, City masih punya satu jatah pertandingan lebih banyak. Kalau City menang di laga itu, ya, skenario poin identik di akhir musim pada 24 Mei nanti benar-benar bisa terjadi.

Lalu, apa yang terjadi jika poin mereka sama? Aturan Premier League punya jawabannya.

Pertama, tentu saja dilihat dari jumlah poin. Kalau sudah sama, selisih gol jadi penentu utama. Saat ini, Arsenal masih memegang keunggulan di sini. Tapi, marginnya tipis. City punya peluang untuk mengejar, asalkan mereka bisa menang dengan skor telak di laga-laga sisa.

Bagaimana jika selisih gol juga sama persis? Faktor penentunya bergeser ke jumlah gol yang berhasil dicetak sepanjang musim. Statistik terkini menunjukkan Arsenal di 37 (63-26), sementara City di 36 (65-29). Selisihnya cuma satu.

Nah, kalau jumlah gol pun masih imbang, barulah dilihat dari pertemuan langsung kedua tim. Di siniah City punya kartu as. Mereka bermain imbang 1-1 di markas Arsenal, tapi menang 2-1 di kandang sendiri. Artinya, catatan head-to-head mereka lebih baik. Jadi, jika semua faktor sebelumnya seri, Manchester City-lah yang akan diangkat jadi juara.

Menariknya, skenario penentuan juara lewat selisih gol ini bukan hal yang mustahil. Bahkan, sudah pernah terjadi.

Manchester City sendiri punya pengalaman pahit-manis dengan aturan ini. Mereka adalah satu-satunya klub yang pernah jadi juara Premier League berkat selisih gol, yaitu pada musim 2011-2012 yang legendaris itu. Saat itu, City dan rival sekotanya, Manchester United, sama-sama mengumpulkan 89 poin. City unggul selisih gol, dan gelar itu dipastikan lewat gol Sergio Aguero di menit-menit akhir yang sampai sekarang masih sering diperbincangkan.

Kini, lebih dari satu dekade kemudian, situasi serupa berpotensi terulang. Persaingan antara Arsenal dan City ini benar-benar bakal berlangsung sampai peluit panjang pekan terakhir berbunyi. Setiap gol, setiap selisih, akan berarti.

Sebagai gambaran, begini urutan penentuan juara jika poin sama:

  • Jumlah Poin: Yang terbanyak menang.
  • Selisih Gol: Penentu berikutnya kalau poin seri.
  • Gol Dicetak: Diperhitungkan jika selisih gol juga sama.
  • Head-to-Head: Lihat hasil dua pertemuan langsung.
  • Play-off: Opsi terakhir yang sangat jarang, berupa laga tambahan di tempat netral.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar