Lalu, saat memperkuat Persija, ia kembali mencetak sejarah dengan menjuarai Perserikatan pada 1975.
Namun begitu, kontribusinya tidak berhenti di level klub. Di timnas, terutama di era 1970-an, Ronny adalah pilar. Ia menjadi bagian penting dari skuad Garuda yang menjuarai Piala Raja 1968 di Thailand, Turnamen Merdeka 1969 di Malaysia, Turnamen Dies Natalis Jakarta 1972, dan Piala Pesta Sukan 1972.
Dari sekian banyak momen, ada satu yang paling melekat dan sering dikenang. Tahun 1972, saat Indonesia berhadapan dengan klub Brasil, Santos, yang kala itu masih diperkuat oleh sang legenda, Pele.
Di depan ribuan pasang mata, Ronny berhasil menggagalkan tendangan penalti Pele. Sebuah aksi brilian yang hingga kini masih menjadi cerita rakyat di kalangan penggemar sepak bola senior.
Artikel Terkait
Dua Harapan Indonesia Hadang Lawan Tangguh di Semifinal Malaysia Open
Thom Haye: Saya Sudah Tak Sabar Hadapi Gengsi Persib vs Persija
Sabar-Reza Tumbang di Perempat Final Malaysia Open Setelah Duel Sengit
Fajar/Fikri Tumbangkan Raksasa India, Lolos ke Semifinal Malaysia Open