Banjir Lahar Gunung Semeru Jebolkan Tanggul Sungai Regoyo 150 Meter di Lumajang
Tanggul Sungai Regoyo di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami kebobolan sepanjang 150 meter. Insiden jebolnya tanggul sungai ini dipicu oleh banjir lahar dari Gunung Semeru yang menerjang aliran sungai tersebut.
Banjir lahar Semeru yang mengalir deras dari hulu gunung membawa material vulkanik dalam jumlah besar. Akibatnya, dua bangunan warung, satu bengkel, dan sejumlah lahan pertanian milik warga terendam material vulkanik. Jalan desa di sekitar lokasi kejadian juga tidak luput dari genangan air bercampur lumpur dan bebatuan. Meskipun menimbulkan kerusakan material, laporan terakhir menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Anggota Polsek Pasirian, Aiptu Widi, mengonfirmasi bahwa curah hujan dengan intensitas tinggi di kawasan puncak Gunung Semeru menjadi penyebab banjir lahar yang akhirnya berdampak pada lahan pertanian warga di Desa Gondoruso. Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Semeru masih ditetapkan pada Level II atau status Waspada.
Kejadian ini mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi bahaya sekunder dari aktivitas vulkanik Gunung Semeru, terutama pada musim hujan.
Artikel Terkait
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Lebih Kering dan Panjang
Sidang Perdana Tiga Prajurit Kopassus Terkait Pembunuhan Kepala Bank
Arus Tol Menuju Jakarta Padat Usai Libur Panjang Paskah
Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Plastik, Pedagang Pasar Keluhkan Kenaikan 50%