Latihan Safety Drill PT Pelni: Prosedur Darurat & Jaminan Keselamatan Penumpang

- Selasa, 04 November 2025 | 15:15 WIB
Latihan Safety Drill PT Pelni: Prosedur Darurat & Jaminan Keselamatan Penumpang
PT Pelni Gelar Safety Drill: Latihan Keselamatan Hadapi Keadaan Darurat di Kapal

PT Pelni Gelar Safety Drill Ketat untuk Jamin Keselamatan Penumpang Kapal

PT Pelni (Pelayaran Nasional Indonesia) secara rutin melaksanakan simulasi latihan keselamatan atau safety drill untuk mengantisipasi kejadian darurat di atas kapal. Simulasi penting ini dipantau langsung oleh Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, guna memastikan kesiapan seluruh kru.

Simulasi Kebakaran dan Evakuasi di KM Labobar

Berdasarkan pantauan di KM Labobar, simulasi dilakukan saat kapal sedang berlayar. Dalam skenario yang dibuat, anak buah kapal (ABK) harus menghadapi dan menangani insiden kebakaran di atas kapal penumpang. Dua regu darurat kapal bergerak cepat untuk memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan melakukan proses evakuasi penumpang dengan alat pelindung diri (APD).

Kepala DPA-QHSSE Pelni, Aldrin Dalimunte, yang memimpin simulasi, memberikan penekanan pada manajemen stres dan penggunaan peralatan. "Tabung oksigen hanya bertahan setengah jam kalau stress, jadi diatur stressnya," ujarnya.

Simulasi Abandon Ship sebagai Langkah Terakhir

Selain simulasi pemadaman kebakaran (Fire Fighting Appliances/FFA), kru kapal juga melakukan simulasi evakuasi penumpang dalam situasi darurat yang ekstrem, yaitu meninggalkan kapal (abandon ship). Latihan ini mencakup prosedur lengkap, mulai dari mengarahkan penumpang untuk mengenakan jaket pelampung, menurunkan sekoci, hingga memandu penumpang masuk ke dalam sekoci dengan tertib.

Aldrin menegaskan, "Abandon ship adalah langkah terakhir yang harus diambil oleh nahkoda dengan pertimbangan matang bahwa meninggalkan kapal adalah opsi final."

Evaluasi dan Prinsip Safety First PT Pelni

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa semua kru telah memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam keadaan darurat. Berkat koordinasi yang solid, simulasi berhasil dilaksanakan dengan baik.

Program safety drill ini adalah kegiatan wajib dan rutin yang dilaksanakan di seluruh kapal PT Pelni, terutama dalam persiapan menghadapi puncak arus mudik seperti libur Natal dan Tahun Baru. Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, menyatakan, "Kami melaksanakan workshop keselamatan kapal secara manual. Kegiatan ini rutin kami lakukan di setiap pelayaran. Dalam satu voyage, seluruh kru kapal secara berkala melakukan latihan keselamatan kapal."

Prinsip utama yang dipegang teguh oleh Pelni adalah safety first, zero accident. Artinya, keselamatan penumpang dan kru merupakan prioritas mutlak dalam setiap operasi pelayaran.

Kesesuaian dengan Regulasi Internasional SOLAS

Aldrin Dalimunte menerangkan bahwa pelaksanaan safety drill ini sepenuhnya sesuai dengan regulasi internasional Safety of Life at Sea (SOLAS) yang diratifikasi oleh International Maritime Organization (IMO).

"Tujuannya adalah agar setiap potensi kejadian darurat dapat ditangani dengan cepat dan tepat, tanpa mengorbankan jiwa manusia," tegas Aldrin. Kerja tim dan pembekalan crowd management bagi kru dinilai krusial untuk menangani kepanikan dan situasi luar biasa di atas kapal.

Profil KM Labobar

KM Labobar adalah kapal penumpang milik PT Pelni dengan kapasitas yang dapat mengangkut hingga 3.000 penumpang. Kapal ini melayani rute pelayaran yang menghubungkan Tanjung Priok, Surabaya, Makassar, Baubau, Ambon, Banda, Tual, Dobo, Kaimana, hingga Fak-Fak.

Komentar