Keluarga keraton mengungkapkan bahwa Pakubuwono XIII mengalami sakit komplikasi dalam waktu yang lama. Faktor usia juga turut mempengaruhi kondisi kesehatannya.
"Sudah lama beliau sakit, terakhir komplikasi, macam-macam, termasuk gula darah tinggi, dan seterusnya, sudah sepuh juga," jelas adik ipar Pakubuwono XIII, KPH Eddy Wirabumi, seperti dilansir detikJateng.
Pakubuwono XIII meninggal dunia pada pukul 07.30 WIB. Sebelum wafat, beliau intensif menjalani perawatan dan beberapa kali menjalani rawat inap di rumah sakit.
"Cukup lama (diopname). Sebelum acara Adang Dal beliau sempat masuk (RS), kemudian lumayan sehat kondor (pulang) ikut acara Adang Dal. Setelah itu gerah lagi, masuk lagi (diopname di RS) sampai sekarang," tambahnya.
Saat ini, pihak keluarga sedang mempersiapkan proses pemakaman untuk Pakubuwono XIII. Keraton Solo juga telah menyiapkan prosesi kepulangan jenazah dari rumah sakit menuju keraton.
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan 33 Lapas Baru, Tapi Dana Rp 2,3 Triliun Masih Mengambang
Gebrakan ETLE Mobile di Sumsel: 173 Pelanggaran Tertangkap di Hari Pertama Operasi
Firasat Pejabat PPK Terbukti: Proyek Chromebook Rp 2,1 Triliun Berujung di Meja Hijau
Bareskrim Geledah Shinhan Sekuritas, Usut Keterkaitan Saham Gorengan dengan IHSG Anjlok