Koordinasi Antar Satuan untuk Petakan Jaringan
Irjen Agus juga memerintahkan setiap Kasat Lantas di seluruh Polres untuk memperkuat koordinasi dengan Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim. Koordinasi ini bertujuan memetakan lokasi rawan balap liar hingga mengidentifikasi jaringan pelaku, termasuk potensi keterlibatan bengkel modifikasi ilegal atau praktik taruhan.
Sinergi dengan Samapta dan Brimob
Kegiatan lapangan akan diperkuat melalui sinergi dengan fungsi Samapta dan Brimob. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan personel dan masyarakat selama operasi malam berlangsung.
Penekanan pada Operasi yang Humanis
Dalam pencegahan balap liar, Irjen Agus menekankan pentingnya operasi yang humanis. Personel Polantas diminta bersikap tegas namun tetap memberikan rasa hormat dan aman kepada masyarakat. Setiap personel diharapkan menjadi teladan dalam disiplin, profesionalitas, dan kepedulian terhadap keselamatan publik.
Kehadiran Polantas di jalan merupakan wujud nyata peran negara dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bagi seluruh pengguna jalan.
Artikel Terkait
BNPB Terbatas Dana Mitigasi, Andalkan Pinjaman Spanyol untuk Hadapi Banjir dan Longsor
Trump Tuntut Harvard Bayar Denda Fantastis Rp 16,7 Triliun
Jembatan Merah Putih Presisi Dikebut, Siswa SDN 014 Putat Segera Miliki Akses Aman
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Dugaan Saham Gorengan