Alih-alih menjadi titik balik, pergantian kepemimpinan di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, justru diwarnai ironi. Dua bupati yang memimpin secara bergantian sama-sama tersandung kasus korupsi dan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Suhadirman Amby, Bupati Kuansing yang baru saja ditahan KPK, menjabat karena menggantikan bupati sebelumnya, Andi Putra, yang terkena OTT pada Oktober 2021. Alih-alih menjadi pribadi yang lebih baik, Suhadirman kini ikut tersandung masalah korupsi dan kena OTT juga.
Suhadirman dilantik sebagai Bupati Kuansing pada 2023, kemudian terpilih lagi dan dilantik kembali pada 2025. Setelah lebih dari tiga tahun menjabat, ia 'menyusul' Andi Putra ditangkap KPK. KPK mengungkap Suhadirman dua kali menerima suap.
Artikel Terkait
Abdul Wahid Ungkap Rekaman KPK Beredar ke Wakilnya, SF Hariyanto Diduga Ancam
KPK Periksa Pegawai Imigrasi Jakbar dan Depok Terkait Pemerasan WNA
KPK Tahan Direktur PT MSA sebagai Tersangka Suap Bupati Muara Enim
KPK Tahan Direktur PT MSA Tersangka Suap Smart Board Muara Enim