Juara bertahan Argentina mengincar kemenangan saat berhadapan dengan debutan Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami, Jumat sore waktu setempat. Lionel Messi akan memimpin Tim Tango dalam misi memulangkan tim yang menjadi kejutan turnamen tersebut.
Tanjung Verde lolos sebagai runner-up Grup H setelah menahan imbang Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi. Negara berpenduduk lebih dari 500.000 jiwa itu menyingkirkan juara dua kali Uruguay dalam persaingan menuju babak gugur.
Namun, mengalahkan Argentina adalah tantangan yang jauh lebih berat. Superkomputer Opta memprediksi laga ini sebagai pertandingan termudah di antara semua laga babak 32 besar, dengan peluang kemenangan Argentina mencapai 89,24 persen. Meski banyak kejutan terjadi di Piala Dunia 2026, sulit menemukan argumen yang membantah prediksi tersebut.
Sejarah mencatat Argentina pernah tersandung melawan tim Afrika, seperti kekalahan dari Kamerun pada laga pembuka Piala Dunia 1990 di Milan. Namun, sejak saat itu, Argentina menyapu bersih tujuh pertandingan berikutnya melawan wakil Afrika. Rekor keseluruhan dari 30 pertemuan dengan tim Afrika juga kuat: 22 menang, 3 imbang, dan 5 kalah.
Messi menjadi momok bagi lawan-lawannya dengan 10 gol dalam laga-laga tersebut, termasuk trigol ke gawang Aljazair pada laga pembuka Argentina di Amerika Utara ini. Superstar Inter Miami itu masih memiliki ambisi besar menambah pundi-pundi golnya demi merebut sepatu emas dan trofi Piala Dunia keduanya. Messi telah mencetak gol di setiap laga fase grup Argentina dan kini memimpin daftar top skor bersama Kylian Mbappe dengan enam gol.
Meski di atas kertas Argentina diunggulkan, pelatih Lionel Scaloni menolak terlalu percaya diri. "Mereka tim yang bagus, mereka telah mempersulit ketiga lawan mereka. Mereka lawan yang tangguh, mereka akan mempersulit kami karena mereka sudah melakukannya pada Spanyol," kata Scaloni. Ia menekankan pentingnya berhati-hati dan menghormati lawan. "Berdasarkan apa yang kami lihat di Piala Dunia ini, kami harus berhati-hati. Mereka tim yang cepat, berkualitas, dan bagus."
Scaloni juga menyoroti jadwal pertandingan yang berlangsung pada sore hari di Miami, yang berarti cuaca akan sangat panas. "Kami akan bermain dalam cuaca yang sangat panas, pada waktu yang sulit dipahami. Tetapi semua orang pernah bermain (dalam kondisi seperti itu), jadi kami tidak bisa mengeluh," tegasnya.
Di kubu Tanjung Verde, pelatih Bubista menegaskan bahwa tidak ada yang mustahil. "Bagi kami, tidak ada yang mustahil," katanya. "Kami bangga bisa bermain melawan Argentina. Bisa bermain melawan Argentina dan Messi di fase seperti ini sangat bagus untuk negara kami, terlepas dari pertandingan itu sendiri."
Tanjung Verde sempat dilanda kekhawatiran cedera pada Telmo Arcanjo, Jamiro Monteiro, dan Kevin Lenini menjelang laga terakhir grup. Namun, ketiganya dipastikan siap tampil. Dengan pilar lain seperti Dailon Rocha Livramento juga fit, tim berjuluk Blue Sharks itu tidak memiliki masalah berarti.
Di sisi lain, Argentina kemungkinan akan menurunkan kembali Messi dan Alexis Mac Allister yang sebelumnya menjadi cadangan saat melawan Jordania. Rodrigo De Paul juga akan kembali setelah diistirahatkan. Cristian Romero, yang mengalami cedera lutut saat melawan Austria, dilaporkan pulih dan akan menggantikan Nicolas Otamendi.
Ini akan menjadi pertemuan pertama antara Argentina dan Tanjung Verde. Pemenang laga ini akan berhadapan dengan Australia atau Mesir di babak 16 besar.
Prakiraan Pemain
Argentina (4-4-2): E. Martinez; Molina, Romero, Lisandro M., Medina; De Paul, Mac Allister, Fernandez, Almada; Messi, Lautaro M.
Tanjung Verde (4-1-4-1): Vozinha; Moreira, Pico, Diney, S. Cabral; Lenini; Mendes, Duarte, Monteiro, J. Cabral; Livramento
Artikel Terkait
Kiper Sensasional Cape Verde Vozinha Siap Hadapi Messi di Babak 32 Besar Piala Dunia
Argentina vs Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Hadapi Kuda Hitam
Persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Memanas, Mbappe dan Messi Sama-sama Koleksi Enam Gol
Presiden Tanjung Verde Yakin Timnya Bisa Kalahkan Argentina di Piala Dunia 2026