Portugal Percaya Diri Hadapi Kroasia di Babak 32 Besar Piala Dunia

- Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00 WIB
Portugal Percaya Diri Hadapi Kroasia di Babak 32 Besar Piala Dunia

Portugal memasuki babak 32 besar Piala Dunia dengan modal kurang meyakinkan, tetapi kepercayaan diri mereka tetap tinggi. Bertemu Kroasia di BMO Field, Toronto, tim asuhan Roberto Martinez itu optimistis bisa melaju meski hanya finis kedua di Grup K dengan lima poin, tertinggal dua angka dari Kolombia.

Dalam tiga laga penyisihan, Portugal hanya mampu mengalahkan Uzbekistan, sementara dua pertandingan lainnya melawan Kongo DR dan Kolombia berakhir imbang. Catatan itu jelas tidak ideal bagi tim yang dijagokan sebagai salah satu kandidat juara. Namun, Martinez menegaskan timnya siap menghadapi fase gugur.

“Kami ingin berada di sini untuk delapan pertandingan dan ini adalah turnamen yang berbeda sekarang,” ujar Martinez kepada ESPN. Target delapan pertandingan berarti pelatih asal Spanyol itu menginginkan anak asuhnya bertahan hingga final dan memenangkan gelar perdana bagi Portugal.

“Sekarang saatnya untuk menyesuaikan diri, meningkatkan diri, dan mengarahkan pertandingan ke arah yang kita inginkan, dengan penguasaan bola yang lebih banyak dan kontrol yang lebih baik,” tambahnya.

Sorotan kembali tertuju pada Cristiano Ronaldo yang belum mencetak gol dalam 270 menit penuh di fase grup. Meski demikian, Martinez menyebut kondisi Ronaldo bukan masalah. “Bukan masalah bagi Cristiano untuk bermain 90 menit, tetapi mungkin di pertandingan berikutnya kita perlu melakukan perubahan, tetapi itu seperti pemain lain,” jelasnya.

Penyerang Portugal, Joao Felix, juga mengirim pesan optimistis. “Para pemain di sini tenang. Hasil imbang dalam dua pertandingan bukan berarti kami kehilangan kepercayaan diri atau orang-orang mulai meragukan kami. Orang-orang hanya perlu tetap tenang, seperti halnya kami yang tenang dan siap untuk pertandingan melawan Kroasia,” katanya.

Felix tak ragu menegaskan bahwa mereka akan menyingkirkan Kroasia. “Kami sangat yakin akan menang dan akan melakukan segala upaya untuk lolos ke babak selanjutnya,” tegasnya. Ia mengklaim sudah mengetahui kelemahan lawan. “Kami telah bermain melawan mereka berkali-kali sehingga kami tahu kekuatan dan kelemahan mereka dengan baik dan sekarang saatnya menganalisisnya dan memanfaatkannya sebaik mungkin,” tandasnya.

Di kubu Kroasia, pelatih Zlatko Dalic juga menyatakan kesiapan timnya. “Jika kami berhasil melewati Portugal, kami akan melakukan sesuatu yang hebat,” katanya kepada HRT. Mengenai lawannya, Dalic menilai Portugal tidak perlu diperkenalkan lagi. “Mereka adalah salah satu tim nasional terbaik di dunia dan kandidat juara. Mereka memiliki Cristiano Ronaldo, sama seperti kita memiliki Luka Modrić dan Argentina memiliki Lionel Messi,” ujarnya.

Berkaca pada pengalaman duel sebelumnya, Dalic meyakini pertandingan akan berjalan sulit. “Kita tidak perlu takut. Kita harus terus bermain dengan disiplin dan percaya diri. Kita saling mengenal dengan baik, dan ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Kami sudah menganalisis Portugal dan kami saling mengenal dengan baik,” jelasnya. Ia masih mengandalkan pengalaman dan energi Modric. “Dia tahu ini bisa menjadi Piala Dunia terakhirnya dan dia ingin mengakhirinya dengan cara terbaik,” kata Dalic.

Kroasia memulai turnamen dengan kekalahan 2-4 dari Inggris, lalu mengalahkan Panama dan Ghana. Dalic kemungkinan akan menyegarkan starting XI dengan Josko Gvardiol kembali sebagai bek kiri. Modric akan berduet dengan Mateo Kovacic di lini tengah, dengan Petar Sucic menjadi favorit melengkapi trio setelah mencetak gol melawan Ghana. Di lini depan, Kroasia memiliki banyak opsi, termasuk Nikola Vlasic dan Ivan Perisic.

Portugal tidak memiliki masalah pemain. Martinez sudah memainkan 21 pemain selama fase grup dan kemungkinan besar akan kembali melakukan perubahan. Joao Neves diperkirakan kembali menjadi starter berduet dengan Vitinha di lini tengah. Di lini depan, Ronaldo tetap memimpin serangan, didukung Ruben, Bruno Fernandes, dan Felix. Sementara di pertahanan, Nuno Mendes, Renato Veiga, Ruben Dias, dan Joao Cancelo akan bermain bersama sejak awal.

Sejarah memberikan Portugal alasan optimis. Mereka mengalahkan Kroasia di pertandingan knockout pertama Euro 2016 sebelum akhirnya mengangkat trofi. Secara keseluruhan, dari 10 duel sebelumnya, Portugal menang tujuh kali, termasuk lima kemenangan dalam enam pertandingan kompetitif terakhir, meskipun kedua tim bermain imbang 1-1 di UEFA Nations League pada 2024. Portugal juga sudah melewatkan delapan pertandingan tanpa kekalahan. Sementara Kroasia memenangkan 11 dari 16 pertandingan terakhir di semua kompetisi, meskipun menelan empat kekalahan melawan negara dengan peringkat FIFA lebih tinggi.

Prakiraan Pemain

Portugal (4-2-3-1): Costa; Cancelo, Dias, Veiga, Mendes; Vitinha, Joao Neves; Neto, Fernandes, Felix; Ronaldo

Kroasia (4-3-3): Livakovic; Stanisic, Sutalo, Pongracic, Gvardiol; Sucic, Modric, Kovacic; Baturina, Budimir, Perisic

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags