Presiden Tanjung Verde Yakin Timnya Bisa Kalahkan Argentina di Piala Dunia 2026

- Rabu, 01 Juli 2026 | 20:00 WIB
Presiden Tanjung Verde Yakin Timnya Bisa Kalahkan Argentina di Piala Dunia 2026

Presiden Tanjung Verde, Jos Maria Neves, menyatakan optimisme tinggi bahwa tim nasional negaranya mampu menciptakan kejutan besar di Piala Dunia 2026. Debutan yang lolos sebagai runner-up Grup H itu akan menghadapi Argentina, salah satu kandidat kuat juara, pada babak 32 besar akhir pekan ini di Miami.

Penampilan sensasional Tanjung Verde di fase grup, termasuk menahan imbang Spanyol 0-0, membuat mereka lolos dengan tiga poin hasil tiga kali seri. Mereka unggul atas Uruguay dan Arab Saudi yang masing-masing hanya mengoleksi dua poin. Status underdog justru dianggap Neves sebagai keuntungan karena timnya bisa bermain lepas tanpa tekanan.

"Saya kira Cape Verde bisa mengalahkan Argentina 1-0," ujar Neves, Rabu (01/07/2026).

"Kami bermain untuk menang... Ketika ekspektasinya rendah terhadap sebuah tim, dan jika tim itu punya dorongan untuk menang, itu memungkinkan kok," katanya.

"Sebuah negara kecil seperti Tanjung Verde seharusnya melakukan upaya untuk selalu melakukannya -- terus mengejutkan orang-orang. Kami punya 100 persen kesempatan untuk menang atas Argentina," tambah Neves.

"Kami pergi ke Piala Dunia ini untuk menulis takdir kami sendiri, yang mana, menghadapi tim juara dunia. Jadi kami akan menghadapi Argentina dan Messi dengan determinasi yang sama, keinginan yang sama, dan dengan gairah untuk menang dan mencapai fase berikutnya," tegasnya.

Jadwal Pertandingan Babak 32 Besar

Laga Argentina vs Tanjung Verde menjadi salah satu partai paling dinantikan. Pertandingan akan berlangsung pada 4 Juli 2026 pukul 05.00 WIB. Performa impresif Tanjung Verde di fase grup membuat Argentina ekstra waspada menghadapi duel hidup mati ini.

PertandinganTanggalWaktu (WIB)
England vs Congo DR01 Jul 202623:00
Belgium vs Senegal02 Jul 202603:00
United States vs Bosnia and Herzegovina02 Jul 202607:00
Argentina vs Cabo Verde04 Jul 202605:00

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags